Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Hasil Rapid Test Negatif, Perlukah Tes Swab Lagi? Ini Kata Kadiskes Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warga Padangkerta Kaler yang telah menjalani masa karantina rumah selama 14 hari kini bisa bernafas lega, pasalnya setelah dilakukan rapid test untuk yang kedua kalinya seluruhnya menunjukkan hasil negatif.
[pilihan-redaksi]
Tentu saja, hal tersebut menjadi kabar baik bagi warga dan tokoh masyarakat setempat dimana dengan negatifnya hasil tes kedua serta 14 hari masa karantina telah terlewati warga bisa beraktivitas seperti biasa namun dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yakni melaksanakan social dan physical distancing.
Namun di sisi lain justru timbul pertanyaan apakah hasil Rapid tes itu sudah cukup, apakah tidak diperlukan lagi tes swab untuk memastikan seseorang yang menjalani karantina sudah terbebas dari Covid-19.
Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama menjelaskan bahwa masa inkubasi terpanjang SARS-Cov-2 adalah selama 14 hari dimana rata-rata 5 sampai 6 hari sejak kontak dengan orang yang positif Covid-19.
Nah, dengan hasil Rapid tes pertama negatif kemudian setelah 14 hari berikutnya hasil Rapid tes kedua juga negatif, kemudian selama 14 hari karantina tidak ada keluhan dan disiplin mengikuti protokol kesehatan maka kecil kemungkinan terinfeksi.
"Jika semua sudah sesuai protokol, dengan demikian kecil kemungkinan terinfeksi virus sehingga SWAB tidak diperlukan," terang Putra Pertama dikonfirmasi pads Kamis (14/05/2020).
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang