Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Buleleng Finalisasi Proses Pencairan BLT bagi 13 LPM
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ada 13 kelompok pemilik Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Kabupaten Buleleng dalam waktu dekat akan menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari Pemkab Buleleng.
[pilihan-redaksi]
Pemberian stimulus berupa BLT ini merupakan salah satu kebijakan dari Bupati Buleleng dalam bidang ekonomi, dengan semakin meluasnya dampak penyebaran Covid-19 di kabupaten buleleng. Maka diperlukan langkah-langkah cepat, tepat, fokus dan terpadu seperti melakukan refocussing kegiatan, realokasi anggaran serta pemberian bantuan untuk penanganan kegiatan usaha akibat Covid-19.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd usai memimpin rapat finalisasi penguatan ekonomi bersama koordinator tiap bidang pada tim GTPP Covid-19 Buleleng, di ruang kerja Sekda Buleleng, Selasa, 19 Mei 2020.
Suyasa menambahkan, dengan membantu para kelompok usaha lumbung pangan masyarakat yang ada di Kabupaten Buleleng melalui BLT dipastikan pembelian gabah-gabah para petani yang sebelumnya bergerak lambat karena dampak covid-19 akan kembali berjalan seperti sebelumnya.
“Saat ini kita melakukan rapat finalisasi untuk proses pencairan bantuan, kepada siapa saja yang akan dibantu, dengan kriteria-kriteria yang sudah dibuat oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buleleng,” ujarnya.
Untuk jumlah BLT yang akan diterima nantinya akan disesuaikan dengan berapa omzet yang dihasilkan oleh masing-masing LPM. Sebelumnya secara teknis Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng akan melakukan analisa serta penyusunan draf penetapan untuk ditetapkan oleh Bupati Buleleng.
“Ada 13 kelompok LPM yang masih aktif masih eksis yang masih bisa bergerak. Ini yang di berikan bantuan stimulus,” jelas Gede Suyasa.
Lebih jauh Suyasa menerangkan dalam skema kebijakan ekonomi berupa bantuan stimulus murni bersumber dana APBD Kabupaten Buleleng tahun 2020.
“Pemberian stimulus ini merupakan beberapa kegiatan yang tidak mendapat bantuan dari Pemprov Bali maupun Pusat sehingga melaui kebijakan Bupati pemberian stimulus ini kita garap di Kabupaten Buleleng, ” pungkasnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun