Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Hama Tikus, Dinas Pertanian Gencarkan Pengendalian dan Burung Hantu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Untuk mengantisipasi meluasnya serangan hama tikus di lahan persawahan, krama subak dan kelompok tani diminta untuk lebih gencar melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus secara serius.
[pilihan-redaksi]
Antara lain dengan cara menjaga kebersihan saluran irigasi, pola tanam yang serentak, pengeropyokan, pengasapan, memelihara musuh alami dan langkah yang paling terakhir memasang racun tikus secara selektif serta upaya niskala sesuai keyakinan masyarakat Bali.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana, S.Sos, Msi mengungkapkan hal itu pada kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Tikus bertempat di Subak Cemagi Let, Desa Cemagi Kecamatan Mengwi, beberapa waktu yang lalu. Pada acara ini dihadiri pula oleh Kepala UPT. BPTPH Bali, Perbekel Desa Cemagi, Babinkamtibmas dan krama Subak Cemagi Let.
Lebih lanjut dikatakan oleh mantan Kabag Organisasi ini, sesuai laporan petugas POPT saat ini serangan hama tikus sudah terjadi di beberapa subak dengan luas 63 Hektar, sedangkan khusus di Subak Cemagi Let yang luasnya sekitar 327 Hektar mendapat serangan tikus pada lokasi pembenihan sekitar 16 Hektar. Untuk mengurangi penggunaan racun tikus, pihaknya juga akan menjajaki kemungkinan pemanfaatan musuh alami tikus yaitu dengan budi daya burung hantu, dan mengajak seluruh krama subak di Badung untuk bersama-sama melaksanakan Gerdal agar hama tikus bisa dikendalikan dan produksi pangan utama bagi masyarakat bisa dipertahankan.
Sementara itu Kepala UPT. BPTPH Bali Ir Nyoman Suastika, Msi mengharapkan agar petani mewaspadai serangan hama tikus ini karena jika tidak ditangani dengan serius bisa menyebabkan gagal panen. Untuk itu dikatakan Kementerian Pertanian sudah meluncurkan program terkait Covid-19 yakni Gerakan Pengendalian Hama Tikus Padat Karya untuk menjaga ketahanan ekonomi petani. Pihaknya mendukung kegiatan di Subak Cemagai Let ini karena Kabupaten Badung merupakan salah satu pemasok beras bagi Bali.
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan