Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
COVID-19 di Bali: Bertambah 71 Positif, 66 Sembuh, 1 Meninggal
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Sabtu (18/7).
[pilihan-redaksi]
Jumlah kumulatif pasien positif 2.690 orang, bertambah 71 orang terdiri dari 68 transmisi lokal dan 3 pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN). Adapun jumlah pasien yang telah sembuh sampai hari ini sebanyak 1.873 orang, bertambah 66 orang transmisi lokal.
Jumlah pasien yang meninggal hari ini mengalami penambahan 1 orang sehingga secara keseluruhan kasus total menjadi 36 jiwa terdiri 34 WNI dan 2 WNA.
Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 781 orang (terdiri dari 777 WNI dan 4 WNA).
Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara kumulatif sejumlah transmisi lokal sebanyak 2.308 orang terdiri dari 2.296 WNI dan 12 WNA.
Penambahan kasus positif Covid-19 yang terus terjadi diharapkan menjadi kesadaran bagi semua pihak untuk lebih menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.
Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.
Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian.
Reporter: Humas Bali Covid 19
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun