Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 16 Juni 2026
COVID-19 di Bali: Bertambah 33 Orang, 66 Sembuh, 4 Meninggal
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Senin (20/7).
[pilihan-redaksi]
Jumlah kumulatif pasien positif 2.778 orang, bertambah 33 orang akibat transmisi lokal. Adapun jumlah pasien yang telah sembuh sampai hari ini sebanyak 2.060 orang, bertambah 66 orang terdiri dari 65 dari transmisi lokal dan 1 pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).
Untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal bertambah 4 orang sehingga total menjadi 44 jiwa. Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 674 orang terdiri dari 670 WNI dan 4 WNA.
Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara kumulatif sebanyak 2.396 terdiri dari 2384 WNI dan 12 WNA. Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, Gugus Tugas Covid-19 Bali tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.
Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19. Untuk itu, diharapkan masyarakat melaksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian.
Reporter: Humas Bali Covid 19
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun