Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Denpasar Belum Ada Rencana "Lockdown", Ini Penjelasan Gugus Tugas Pemkot

Sabtu, 12 September 2020, 21:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Meskipun jumlah kasus Covid-19 per harinya mengalami lonjakan di Kota Denpasar, tetapi upaya isolasi wilayah atau "lockdown" belum dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menegaskan Pemkot belum ada rencana melakukan lockdown sampai saat ini.

"Belum ada rencana, akan melakukan hal tersebut (lockdown)," jelasnya.

Lebih lanjut, dikatakan guna menekan lonjakan jumlah kasus Covid-19, Pemkot Denpasar sementara ini hanya melakukan upaya dan langkah dengan melibatkan pihak-pihak terkait terutama dalam penerapan Prokes di tengah masyarakat.

"Tentu jika lonjakan terus terjadi maka kita akan mengaktifkan lagi Satgas, baik Satgas di tingkat Banjar, Desa, Kelurahan dan di kantor-kantor. Serta selalu melakukan pengawasan, monitoring yang ketat dan disiplin dalam upaya menerapkan Prokes. Selain itu juga tetap melakukan pembatasan pada kegiatan-kegiatan tertentu," paparnya.

Sampai saat ini, langkah yang dilakukan mulai dari mengoptimalkan nakes yang ada serta, mengoptimalkan ruang isolasi di RS Wangaya serta menambah ruang isolasi dengan memanfaatkan ruang yang ada. 

"Sosialisasi juga telah kami lakukan, dengan melihat semua potensi dan komponen masyarakat dioptimalkan mulai dari, perangkat desa atau lurah, kader PKK, kader posyandu, petugas jumantik, seka teruna, hingga satgas di tingkat desa/kelurahan, dan juga melalui media," ujarnya.

Dalam upaya pencegahan, penyemprotan disinfektan juga telah dilakukan secara rutin, sejak Maret lalu. Secara masif dan luas dengan armada yang lengkap.

"Penyemprotan secara terfokus terhada desa kasusnya yang mengalami lonjak kasus," ucap Dewa.

Dirinya menambahkan menjelang hari raya Galungan ditengah kondisi saat ini terkait proses persembahyangan nantinya akan dikoordinasikan kembali mulai dengan, majelis madya, desa adat, PHDI serta dengan para pengempon Pura terkait penerapan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami