Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
Bupati Buleleng Berencana Ubah Skema Penanganan Pasien Covid-19
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 di Buleleng berencana mengubah skema penanganan pasien covid-19, terutama pada pasien yang tidak ada gejala atau orang tanpa gejala (OTG).
“Sejak diterapkannya isolasi mandiri terhadap pasien Covid-19 yang tidak bergejala, ada kelonggaran sehingga terjadi peningkatan klaster penularan. Saya juga telah membicarakan ini kepada GTPP Covid-19 Provinsi Bali,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/9).
Penerapan skema isolasi mandiri ini diberlakukan untuk pasien terkonfirmasi Covid-19 yang tidak bergejala (asimtomatik) serta pasien dengan gejala ringan (simtomatik). Hal ini telah dibahas bersama dengan GTPP Covid-19 Provinsi Bali. Namun, GTPP Covid-19 Provinsi juga tengah melihat aturan terbaru dari Satgas pusat.
“Karena apapun yang sifatnya penganggaran muaranya pasti ke aturan hukum yang berlaku. Sehingga kami belum bisa bertindak sebelum ada keputusan dari pusat,” jelas Agus Suradnyana.
Sebelumnya, lanjut Agus Suradnyana penanganan Covid-19 di Buleleng sudah sangat ketat. Sehingga kasus terkonfirmasi Covid-19 terus mengalami penurunan. Bahkan hampir mencapai titik nol. Karena skema isolasi mandiri terhadap pasien terkonfirmasi Covid-19 ditentukan oleh Satgas Pusat, akhirnya seluruh wilayah menerapkan hal tersebut. Namun yang bisa ditekankan oleh Tim GTPP Covid-19 Buleleng saat ini hanya pemakaian masker dan pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan di masyarakat yang menimbulkan keramaian.
“Kami terus menekankan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan harus lebih ditingkatkan lagi,” ucapnya.
Selain itu, mantan anggota DPRD Provinsi Bali ini ingin menerapkan kembali skema isolasi yang dilakukan di hotel atau tempat khusus. Namun hal tersebut belum mendapat keputusan dari pusat. Karena kembali lagi dijelaskan bahwa semua kebijakan yang membutuhkan penganggaran harus ada keputusan dari pusat.
Menurutnya, hal sederhana yang dapat dilakukan saat ini untuk menghindari paparan Covid-19 yakni tetap memakai masker ketika melakukan kegiatan, jaga jarak satu sama lainnya.
“Ingat juga rajin berolahraga, atur pola hidup yang bersih dan sehat, itu saja sangat sederhana,” pungkas Agus Suradnyana.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1413 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1212 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 644 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 553 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 522 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung