Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Langgar Prokes, 10 Pengelola Usaha Kuliner Didenda
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tim Yustisi gabungan melakukan operasi penegakan protokol kesehatan, Sabtu (28/11). 40 petugas yang tergabung dari anggota Polsek Kota Singaraja, TNI dan Satpol PP Buleleng mendapatkan 10 usaha kuliner melanggar protokol kesehatan karena membiarkan ada kerumunan dan banyak ditemukan tanpa memakai masker.
Tim Yustisi memberikan sanksi denda senilai Rp1.000.000 namun para pengelola belum melakukan pembayaran denda langsung saat sidak, dan menandatangani pernyataan akan melakukan pembayaran dalam jangka waktu neam hari kedepan.
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Santika mengatakan, sidak ini dilakukan berdasarkan adanya keluhan masyarakat terkait terjadi kerumunan di beberapa tempat nongkrong. Sidak pun kemudian dilakukan, dengan menyasar wilayah Pantai Penimbangan, Pantai Camplung, dan Jalan Serma Karma.
Dari hasil sidak itu, pelanggaran protokol kesehatan paling banyak ditemukan di sebelah timur pantai Penimbangan. Banyak pengunjung berkerumun dan tidak memakai masker. Pengunjung tidak memakai masker diberikan pembinaan dan yang berkerumun diminta untuk membubarkan diri.
"Ada 9 pemilik kafe yang berjualan yang ada di sebelah timur Pantai Penimbangan melanggar protokol kesehatan. Sementara 1 pelanggar lainnya adalah pemilik kafe di Jalan Serma Karma. Mereka kami bina, namun diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku," ungkapnya
Sementara Kasi Trantib dan Pol PP Kecamatan Buleleng, Amin Rois menjelaskan, sebanyak 10 usaha kuliner yang melanggar protokol kesehatan itu diberi sanksi denda masing-masing Rp 1 juta, sesuai dengan Perbup Buleleng No. 41 tahun 2020, tentang penegakkan protokol kesehatan.
Para pengusaha itu mengaku belum bisa membayar denda secara langsung, karena belum memiliki uang. Untuk itu mereka semua membuat surat pernyataan akan membayar denda tersebut selama satu minggu kedepan.
"Target kami bukan untuk mencari uang. Penindakan ini merupakan efek jera agar masyarakat dan pengusaha sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan selama pandemi covid-19 ini," tegasnya. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan