Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sempat Terjadi Lonjakan, Buleleng Kembali Nihil Kasus Covid-19

Senin, 30 November 2020, 19:35 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Lonjakan tinggi kasus baru Covid-19 sempat muncul di Kabupaten Buleleng. Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng mencapat ada 22 kasus terkonfirmasi pada Minggu (29/11).

Dari 22 kasus tersebut, 10 kasus muncul di kecamatan Buleleng dengan memunculkan klaster baru, yakni penyebaran virus di salah satu perusahaan pembiayaan di SIngaraja.

Penularan terjadi diduga setelah adanya kunjungan kerja dari sejumlah awak perusahaan tersebut dari dari Denpasar ke Singaraja, Buleleng.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng bertindak cepat dengan meminta agar perusahaan ini untuk sementara waktu menutup operasional sampai seluruhnya normal kembali.

Per Senin 30 Nopember 2020, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 akhinrya mencatat tidak ada kasus terkonfirmasi covid-19 yang baru. Bahkan ada pasien terkonfirmasi yang sembuh sebanyak satu orang dan.

"Satu orang yang sembuh berasal dari Kecamatan Tejakula. Dengan tambahan satu orang sembuh ini, maka persentase kesembuhan pasien positif di Buleleng mencapai sekitar 91,46 persen," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Ketut Suweca  

Suweca menjelaskan tingkat kesadaran masyarakat di Buleleng sudah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari.

"Masyarakat sudah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yakni, memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak, mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air mengalir atau hand sanitizer," imbuh Suweca

Sementara dari data yang diperoleh menyebutkan, secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi positif di Buleleng sebanyak 1.148 orang, dengan rincian dinyatakan sembuh asa 1.050 orang, kasus meninggal sebanyak 58 orang, pasien sedang dirawat di Buleleng ada 24 orang dan dirawat diluar Buleleng ada 16 orang.

Sedangkan secara kumulatif untuk kasus suspek ada sebanyak 1.437 orang, dengan rincian yakni suspek konfirmasi sebanyak 574 orang, discarded ada 783 orang, suspek yang masih dipantau sebanyak 24 orang, probable terdapat 56 orang.(NOV)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Tim Liputan COVID



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami