Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Penerapan Protokol Kesehatan Harus Jadi Budaya
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penerapan protokol kesehatan harus menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat sehingga penyebaran Covid-19 bisa diputus.
Sekda Buleleng yang juga Sekretaris Percepatan Penanganan Covid-19, Gede Suyasa menjelaskan sejumlah pihak bisa menjadi agen perubahan prilaku ditengah Pandemi Covid-19. Artinya, kesadaran masing-masing personal harus tinggi hingga semua bisa aman dari penularan.
“Artinya saat pandemi harus ada banyak perilaku di kita, dari yang sebelumnya tidak menerapkan 3M, sekarang menjadi pola pembudayaan. Nah untuk bisa dibudayakan harus diedukasi, harus ada banyak stakeholder yang bisa melakukan ini,” ujarnya.
Suyasa mencontohkan, gerakan pramuka yang diwajibkan menjadi agen perubahan prilaku punya kewajiban untuk ikut berperan memutus mata rantai penularan Covid-19.
Dimanapaun keberadaan insan pramuka, maka harus mendorong masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Itu bagian dari tugas sebagai agen perubahan prilaku.
“Penanaman mengedukasi, mensosialisasi, mendekati terus dilakukan dan pramuka diharapkan tampil juga disitu. Makin banyak yang terlibat, itu akan semakin baik,” tegas Suyasa yang juga Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Buleleng. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang