Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tokoh Masyarakat Diminta Cegah Klaster Baru Saat Pilkada

Minggu, 6 Desember 2020, 19:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Para tokoh masyarakat  pemuka adat dan agama lainnya diminta turut mencegah munculnya klaster baru saat pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

Harapan itu disampaikan Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi saat menggelar doa bersama untuk keamanan dan kelancaran Pemilu 2020 dan bebas dari Covid -19.

Doa bersama yang digelar di Pura Taman Ayun Mengwi, Badung ini bertujuan memohon Karunia Tuhan, agar Pemilukada di tengan wabah Covid -19 berjalan aman, damai, sejuk dan sehat. Sabtu, (5/12/2020) sore.

Kapolres Roby mengatakan, semua pihak harus mendukung Pilkada yang aman, damai, sejuk dan sehat.

"Saya yakin kegiatan semacam ini sudah dilakukan oleh penyelenggara Pemilu (KPU), namun dalam konsep yang berbeda dengan tujuan sama,"ungkapnya.

Kegiatan yang bertujuan memberikan jaminan rasa aman kepada mesyarakat saat pemungutan suara nanti pada hari Rabu, (09/12/2020) dikuti Sekda Kabupaten Badung diwakili Sekretaris Badan Kesbang  Pol  Made Widiada, Dandim 1611/ Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana, Kajari Badung, Ketua KPU Badung, Ketua Bawaslu Badung, PJU Polres Badung, Tim pemenangan pasangan calon GIRI-ASA, 

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Badung Diwakili oleh penyuluh Agama Hindu, Kasat Pol PP Kabupaten Badung, Ketua FKUB Kabupaten Badung, Ketua MUI Badung dan Ketua PHDI Kabupaten Badung.

Pada kesempatan itu, Kapolres mengharapkan, agar masyarakat tetap semangat dan pada hari H nanti masyarakat bisa hadir secara maksimal.

Demikian juga terhadap para tokoh agama bisa membantu menyampaikan kepada masyarakat, bahwa Pilkada ini aman dengan tetap mentaati Prokes.

Tak lupa Kapolres berharap masyarakat tetap mematuhi prokes dengan disiplin 3M yakni selalu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer dan menjaga jarak dari kerumunanan atau social distancing.

Dengan begitu, bisa menghasilkan Pilkada 2020 yang sehat berdaulat bebas dari penyebara virus corona

"Jangan sampai pilkada ini dinodai adanya klaster baru penyebaran Covid-19," tutupnya. (mat)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Tim Liputan COVID



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami