Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan lebat akan terjadi dalam periode sepekan ke depan di Indonesia. Potensi peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir dan angin kencang mulai dari Aceh hingga Papua terjadi pada 5-11 Desember 2020.
Kondisi itu disebabkan beberapa faktor seperti dinamika atmosfer yang tidak stabil, aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin di wilayah Indonesia.
“Adanya pusaran angin atau sirkulasi siklonik yang terpantau di beberapa tempat,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto lewat keterangan tertulis, Minggu 6 Desember 2020.
BMKG meminta agar masyarakat waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti angin puting beliung, hujan lebat disertai petir, atau hujan es. Begitu pun terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.
Peneliti cuaca dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Erma Yulihastin memberi catatan khusus atas bibit siklon tropis 96S. Bibit siklon itu terbentuk sangat dekat dengan wilayah di pesisir barat daya dan selatan Jawa bagian barat termasuk Banten sejak Sabtu, 5 Desember 2020.
"Penyebabnya adalah pergerakan bibit siklon tropis atau disebut juga dengan Tropical Cyclone (TC) 96S yang terjadi secara zonal atau membujur dari barat ke timur," katanya lewat keterangan tertulis, Minggu, seperti dilansir Tempo.co.
Puncak hujan badai yang ditimbulkan pun mengikuti pola tersebut. Dimulai sejak 5-6 Desember di bagian barat Jawa, selanjutnya pada 7-8 Desember, karena terjadi pergerakan siklon tropis ke timur maka puncak hujan badai pun mengalami penjalaran atau perpindahan ke bagian tengah dan timur Jawa.
Perkiraannya akan berakhir di wilayah Nusa Tenggara pada 9-10 Desember seiring dengan pergerakan siklon tropis yang menuju ke selatan dan menjauhi wilayah Indonesia. Selain hujan lebat, angin kencang ikut mengiringi pergerakan di sepanjang pesisir selatan Jawa, Lombok, Bali, dan Nusa Tenggara.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan