Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pangdam Pastikan Prokes Dijalankan Saat Pilkada

Senin, 7 Desember 2020, 20:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simajuntak menegaskan pihaknya akan memastikan protokol kesehatan dijalankan saat Pilkada Serentak di Bali pada 9 Desember 2020.

Hal itu disampaikan saat berkunjung ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) Provinsi Bali yang disambut Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, bersama Ketua Bawaslu dan Komisioner KPU Provinsi Bali, Selasa (7/12/2020).

Selain bersilaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai pejabat Pangdam IX/Udayana yang baru, kunjungan bertujuan untuk meningkatkan sinergitas serta mempererat hubungan kerjasama yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Kunjungan Pangdam juga untuk meyakinkan proses Pilkada di Provinsi Bali berjalan sesuai dengan ketentuan Protokol Kesehatan .

Selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) dalam percepatan penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali, Maruli ingin menyakinkan bahwa dalam pelaksaan Pilkada serentak di Provinsi Bali sudah terlaksana sesuai prosedur protokol kesehatan Covid-19.

Semua sudah melihat di lapangan sebagaimana telah dilaksanakan simulasi semua pihak terkait protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada dan juga sudah dievaluasi,

"Untuk kegiatan tersebut sudah berjalan dengan baik sesuai harapan semua pihak dalam penanggulangan pencegahan Covid -19", ujar panglima.

Lebih lanjut dikatakan, untuk pengamanan Pilkada, Kodam Udayana dan jajaran sudah berjalan dari awal dalam membantu KPU maupun Bawaslu, termasuk dalam pengiriman Logistik Pilkada.

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Polri dan semua pihak terkait, sehingga pelaksanaan Pilkada tersebut dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar serta sesuai dengan ketentuan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Panglima menyampaikan, Kasus Covid-19 di Bali masih terjadi, diharapkan kegiatan Pilkada berjalan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19, termasuk pelaksanaan libur panjang nantinya juga dapat berjalan dengan baik dan Covid-19 dapat ditekan, maka pemerintah dapat membuka Bali untuk dikunjungi para wisatawan.

"Yang menentukan Bali dapat dikunjungi atau tidak oleh wisatawan, bukan hanya tergantung dari Pemerintah Daerah saja tetapi ditentukan oleh masyarakat Bali sendiri dalam mematuhi dan merapkan Prokes Covid-19 guna menekan dan mencegah Covid-19 di Provinsi Bali," jelas dia.

Pihaknya meminta masyarakat tetap mematuhi prokes dengan disilin 3M yakni selalu memakai masker, mencuci tangan dengan air bersih atau hand sanitizer serta menjaga jarak dari kerumunan atau social distancing. (mat)


 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Tim Liputan COVID



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami