Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Menyusul Elon Musk, Mantan CIA Snowden Ajak Gunakan Signal
BERITABALI.COM, DUNIA.
Mantan pegawai CIA Edward Snowden mengajak masyarakat beralih mengunakan Signal setelah WhatsApp berupaya menintegrasikan layanan pesan singkatnya dengan Facebook.
Hal ini menyusul Elon Musk, orang terkaya di dunia pendiri Tesla Motors mencuit untuk merekomendasikan penggunaan Signal beberapa waktu lalu.
Dalam cuitan balasannya kepada Elon Musk di Twitter, Snowden secara langsung mempromosikan aplikasi Signal.
"Thats @signalapp, for those who dont speak, Elon," balasnya terhadap cuitan Elon Musk, pada minggu lalu (7/1/2021).
Artinya, Snowden merekomendasikan Signal bagi kelompok yang tidak suka berbicara di ponsel.
Snowden, yang menjadi incaran FBI akibat tindakannya membocorkan informasi program mata-mata rahasia NSA, mengungkapkan bahwa dia mengunakan Signal setiap hari dan belum meninggal hingga saat ini.
Snowden sendiri diketahui sudah sejak lama mengunakan Signal. Dari penelusuran, Snowden pernah mengatakan bahwa dirinya mengunakan Signal setiap hari.
Hal tersebut disampaikan melalui postingan Twitter pada 3 November 2015. "I use Signal every day. #notesforFBI [Spoiler: they already know]," tulisnya.
Snowden telah merekomendasikan Signal pada beberapa kesempatan. Dia juga merekomendasikan penggunaan apa pun dari Moxie Marlinspike dan Open Whisper Systems dalam wawancara dengan The New Yorker pada Oktober 2014.
Open Whisper Systems ada dibalik Signal Messenger, LLC, dan merupakan bagian dari Signal Foundation. Snowden juga memuji pendahulu Signal - TextSecure dan RedPhone -karena kemudahan penggunaannya, dalam pidato utamanya di SXSW pada Maret 2014.
Dikutip dari India Today, Snowden lebih jauh mencatat bahwa dia mengetahui model keamanan Signal dan merekomendasikan Signal pada berbagai kesempatan ketika aplikasi terenkripsi dipertanyakan .
WhatsApp telah menetapkan 8 Februari 2021, sebagai batas waktu bagi pengguna untuk menerima persyaratan layanan baru, yang mengharuskan pengguna untuk membagikan data WhatsApp mereka dengan Facebook.
Persyaratan layanan yang diperbarui melibatkan pengguna yang memberikan akses ke data WhatsApp mereka dan bagaimana perusahaan memprosesnya. Persyaratan baru juga mencakup bagaimana bisnis dapat menggunakan layanan milik Facebook untuk menyimpan dan mengelola obrolan WhatsApp.
Aplikasi Signal tersedia bagi pengguna Android dan iOS. Aplikasi ini juga bisa diinstal di Windows, Linux dan Mac.
Sumber: bisnis.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang