Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Nelayan Bunutan Temukan Perahu Karet Terombang-ambing Tanpa Awak
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang nelayan I Nyoman Sinta (50) asal Desa Bunutan, Abang, Karangasem temukan perahu karet tak bertuan terombang-ambing di tengah perairan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, awalnya Nyoman Sinta berangkat melaut pagi ini Kamis (14/01/2021) sekitar pukul 04.20 WITA.
Kemudian setelah berada di kawasan laut lepas, sekitar pukul 05.00 WITA, tiba-tiba sampan yang digunakannya melaut dirasakan seperti menabrak sesuatu. Saat dilihat ternyata ada perahu kecil dari karet mengambang tanpa ada pengemudinya.
Saat ditemukan, di atas perahu tersebut terdapat 2 buah gayung warna hitam lengkap dengan mesin tempelnya dan 2 buah jerigen warna merah. Selain itu di atas perahu juga terdapat tali jangkar warna putih tua lengkap dengan jangkarnya dan sehelai handuk.
Setelah penemuan tersebut, karena merasa khawatir, Nyoman Sinta kemudian berinisiatif menarik perahu karet tersebut untuk dibawa ke darat. Untuk menghindari kesalah pahaman dari pemilik boot dan saksi maka saksi melaporkan penemuan tersebut ke Bhabinkamtibmas Desa Bunutan.
Kasat Polair Polres Karangasem, AKP. I Gusti Agung Bagus Suteja dikonfirmasi membenarkan penemuan tersebut saat dikonfirmasi.
"Ya benar, sementara info dari Kapos Amed bahwa pemiliknya adalah seorang WNA yang tinggal di wilayah Amed dan temuan tersebut akan diserahterimakan kepemiliknya," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, kemungkinan perahu karet tersebut hanyut terbawa arus hingga ke tengah lautan sampai akhirnya ditemukan oleh seorang nelayan terombang-ambing di laut lepas.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 341 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 254 Kali
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 177 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan