Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Putri Koster Dukung Rencana Pembangunan Sentra Tenun Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mendukung rencana Pemkab Jembrana untuk membangun sentra tenun khas Bumi Makepung. Hal tersebut disampaikannya menanggapi rencana yang diutarakan langsung oleh Bupati Jembrana Nengah Tamba saat mendampinginya meninjau pameran kerajinan di sela-sela kegiatan penyerahan bantuan bagi balita kurang gizi dan ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Wantilan Jaba Pura Jagatnatha, Kota Negara Kabupaten Jembrana, Minggu (21/3/2021).
Saat melihat-lihat hasil tenun khas yang dipamerkan perajin, Bupati Nengah Tamba menjelaskan bahwa Jembrana memiliki hasil kerajinan tenun yang makin berkembang. Jika sebelumnya Jembrana dikenal dengan songketnya yang berbeda dari hasil tenun kabupaten lain, belakangan para perajin juga mulai memproduksi kain endek dengan corak khas Bumi Makepung seperti corak Jalak Bali. Agar industri kerajinan tenun di wilayahnya makin berkembang, Bupati Nengah Tamba akan membangun sebuah sentra tenun khas Jembrana.
Ny. Putri Koster menyebut rencana itu sebagai gagasan yang luar biasa. Disebutkannya, sama seperti kabupaten lain yaitu Klungkung, Karangasem dan Buleleng, Jembrana juga memiliki hasil kerajinan tenun yang memiliki ciri khas tersendiri. Ia berharap, kehadiran sentra tenun di Jembrana dapat menjadi wadah untuk mengayomi perajin tenun tradisional di wilayah itu sehingga mereka dapat menjadi ujung tombak dalam pelestarian dan pengembangan produk lokal. Ny. Putri Koster mengibaratkan gagasan membentuk sentra tenun sebagai langkah yang tepat dalam pelestarian tenun khas tradisional Bali yang dimulai dari hulu hingga hilir.
“Keberadaan sentra tenun ini saya harapkan bisa mengangkat kesejahteraan perajin karena mereka menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian. Sejalan dengan itu, keberadaan sentra tenun ini juga diharapkan dapat membangun rasa tanggung jawab dan kecintaan masyarakat Jembrana untuk memakai produksi daerah sendiri. Saya berharap gagasan ini segera terwujud,” urainya.
Masih terkait dengan ciri khas Jembrana, Ny. Putri Koster juga menyinggung tentang Kesenian Jegog yang identik dengan Tarian Makepung. Ia mengaku memiliki kenangan tersendiri dengan Jembrana karena di sinilah dia pernah bergabung dengan Sanggar Jegog Suar Agung yang membawanya menari hingga mancanegara di usia belia. Ia berharap, Kesenian Jegog dengan Tari Makepung bisa diwariskan secara turun temurun kepada generasi muda, khususnya di Kabupaten Jembrana.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8499 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5843 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3664 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2493 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar