Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pandemi, Momen Berbenah bagi Desa Wisata
BERITABALI.COM, TABANAN.
Adanya pandemi Covid-19 menjadi momentum bagi desa wisata untuk berupaya mengistirahatkan destinasi, khususnya yang berbasis alam.
Dalam momentum ini bukan berarti pengelola desa wisata tidak melakukan sesuatu, namun pengelola desa wisata dituntut untuk dapat mempersiapkan strategi ke depan pasca wabah pandemi Covid-19.
Salah satunya bagaimana mempersiapkan SDM Desa Wisata agar mereka melek teknologi dan mengarah ke Digital Pariwisata untuk bisa mempromosikan potensi kearifan lokal desanya.
Kepala Dinas Pariwisata Tabanan, I Gede Sukanada menjelaskan, pada 2021 ini berbagai kegiatan yang dirancang oleh Dinas Pariwisata masih terkonsentrasi dengan terwujudnya zona wisata hijau termasuk bagaimana meningkatkan kualitas SDM untuk mempersiapkan diri mengarah ke Pariwisata Digital.
Bahkan dengan adanya rencana akan dibukanya kembali kawasan wisata secara bertahap khususnya di destinasi yang menjadi zona wisata hijau menjadi angin segar khususnya bagi desa wisata. Dimana di kabupaten Tabanan saat ini terdata ada 24 desa wisata, dimana sama halnya dengan tiga destinasi besar yakni Tanah Lot, Ulundanu Beratan dan Jatiluwih yang dijadikan pilot project zona wisata hijau, untuk desa wisata pun akan dirancang sama yakni desa wisata Pinge Marga, Nyambu Kediri, Tista Kerambitan dan Kemetug Penebel.
“Sejumlah desa wisata ini dari hasil verifikasi lapangan sudah memiliki daya dukung yang sudah lengkap, hanya tinggal kembali menggali potensi yang ada untuk lebih memastikan lagi,” ujarnya, Senin (29/3).
Dan jika nanti sektor pariwisata benar –benar dibuka, tentunya desa wisata di kabupaten Tabanan bisa benar-benar menampikan desa wisata yang berkualitas, destinasi yang berkualitas dan SDM yang berkualitas termasuk kesiapan warga untuk menjadikan daerah mereka bangkit kembali.
“Peran sumber daya manusia tentunya jadi faktor yang sangat penting dalam mengembangkan desa wisata, karena kunci desa wisata ada pada kekuatan SDM-nya,”jelas mantan Camat Kerambitan ini.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang