Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dua Jenazah Pasien Covid-19 Dikubur Dalam Satu Liang Lahat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Petugas pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menguburkan dua jenazah pasien Covid-19 dalam satu liang lahat. Kedua jenazah tersebut merupakan Warga Desa Munggu Kecamatan Bungkal, yakni berinisial SU (39) dan LA (89).
Menurut Petugas pemakaman BPBD Ponorogo Hadi Susanto, penguburan dua jenazah dalam satu liang lahat itu merupakan permintaan keluarga. Selain itu, jenazah yang diletakan dalam satu liang tersebut memudahkan proses pemakaman.
"Karena permintaan keluarga dan dari keduanya merupakan ikatan antara bapak dan anak, satu liang saja biar lebih berdekatan," ujar Hadi seperti dilansir Times Indonesia-jaringan Suara.com pada Senin (5/4/2021).
Dia juga menambahkan, keduanya merupakan warga asli Dusun Sumberjo. Semula keduanya direncanakan dikubur di kampungnya, namun karena posisi medan yang sulit di lereng pegunungan, akhirnya pemakaman dipindah.
"Di sini lokasinya lebih mudah dijangkau," jelasnya.
Diakuinya, kejadian tersebut baru kali pertama dalam pemakaman pasien Covid-19 di satu liang lahat yang sama. Sementara ukuran liang lahat tersebut berukuran 2,20 meter kali 1,60 meter.
Dia mengemukakan, ketika dua peti jenazah dimasukkan, posisi jenazah SU diletakkan pada sisi barat sementara bapaknya, LA diletakkan pada sisi timur. Selain itu, petugas juga menguburkan barang-barang yang digunakan pasien saat dirawat.
Dia mengemukakan, ada 12 personel BPBD Ponorogo yang melakukan proses pemakaman yang terbagi ke dalam dua tim. Selama proses pemakaman dilakukan protokol kesehatan yang ketat.
"SU meninggal sekitar pukul 21.30 WIB sedangkan LA meninggal 23.30 WIB, permintaan keluarga dimakamkan pagi ini," terang Hadi.
Kedua jenazah pasien Covid-19 tersebut telah dirawat selama 3 hari di rumah sakit. Pihak keluarga pasien pun saat ini tengah melakukan isolasi mandiri.
"Keluarga dekat saat ini isolasi mandiri karena kontak erat dengan almarhum," katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan