Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 4 Oktober 2026
Masa Pandemi, Kasus Rabies Masih Muncul di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dinas Pertanian dan pangan Kabupaten Jembrana melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Viteriner melaksanakan vaksinasi rabies gratis bertempat di Desa Baluk, Kecamatan Negara Jembrana, Senin (31/05/2021).
Vaksinasi terhadap hewan penyebar rabies tersebut dilakukan setelah munculnya kasus gigitan anjing positif rabies di desa tersebut.
Dari pantauan awak media, Kegiatan mulai dari jam 09.00-12.00 WITA. Dalam durasi waktu tersebut anjing dan kucing peliharaan milik warga setempat mencapai 39 ekor.
Salah satu warga, I Ketut Suwirka asal Desa Baluk, Kecamatan Negara, Jembrana mengucapkan rasa terima kasih kepada pemerintah yang sudah memfasilitasi pemberian vaksinasi rabies secara gratis ke hewan peliharaan.
"Dengan adanya vaksin rabies ini saya merasa lega, sebelumnya kami sekeluarga takut anjing peliharaan kami ikut terpapar. Untung anjing tersebut cepat dieliminasi oleh petugas," kataya.
Sementara Kasi Kesehatan Hewan dan Viteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana drh. IG.N.B Rai Mulyawan seijin Kabid Kesehayan Hewan dan Viteriner mengatakan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana dengan medik viteriner yang ada di Kabupaten Jembrana melaksanakan kegiatan Keswan untuk hewan kesayangan, yang mana kegiatan ini meliputi, kegiatan vaksinasi rabies serta pengobatan hewan kesayangan.
"Vaksinasi tersebut gratis tidak dipungut biaya, harapan kita masyarakat khususnya di Desa Baluk dan sekitarnya bisa memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya, silahkan datang kegiatan ini gratis," jelasnya kepada awak media usai pelaksanaan vaksinasi rebies tersebut.
Rai Mulyawan menambahkan, kegiatan dirangkaikan sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan respon dari kasus positif kemarin. Sesuai dengan SOP begitu hasil lab keluarga dinyatakan sampel positif kita tidak mengenal hari libur 1 kali 24 jam kita tetap respon.
Sementara kasus rabies di kabupaten Jembrana saat ini untuk di Kecamatan Melaya sudah ada enam kasus dan untuk di Kecamatan Negara satu kasus, sehingga total kasus rabies yang terjadi sebanyak tujuh kasus.
"Kita tidak akan bisa bekerja dengan maksimal, sehingga kami membutuhkan suport kerja keras dan kerjasama dari masyarakat terutama masyarakat yang mempunyai HPR untuk bisa bersama kami untuk menekan kasus ini," imbuhnya.
Dikarenakan saat ini pandemi Covid-19, imbuh Mulyawan, pihaknya tidak bisa melaksanakan vaksin rabies ke rumah-rumah, sehingga yang bisa kita lakukan adalah vaksinasi rabies vitasioner, dimohonkan kepada masyarakat terutama pemilik HPR untuk bisa datang ke tempat yang telah kita tentukan untuk melakukan vaksinasi hewan kesayangannya.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1116 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 450 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 413 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 363 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 306 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung