Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Sekretaris Satgas Covid-19 Buleleng Pantau Sejumlah Pos
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penurunan mobilitas warga di Kabupaten Buleleng belum mencapai target 30%. Hal ini dilihat dari hasil rapat evaluasi pusat menunjukkan masih banyak aktivitas warga masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19 khususnya di Kabupaten Buleleng.
Untuk itu dalam upaya menurunkan aktivitas warga dilakukan pemeriksaan di beberapa titik. Demikian disampaikan Sekda Buleleng Drs. Gede Suyasa,M.Pd saat meninjau pemeriksaan terhadap warga, Jumat, (9/7).
Lebih jauh ujar Suyasa, penurunan aktivitas warga di Kabupaten Buleleng terpantau masih 10% untuk itu Satgas Covid-19 Buleleng akan melakukan beberapa skema dalam upaya menurunkan mobilitas warganya.
Salah satunya adalah melakukan pemeriksaan kepada pegawai perkantoran yang nota bene sudah dilakukan penyesuaian system kerja yakni work from home (WFH) dan work from office (WFO).
Terkait sistem kerja, jelas Suyasa sudah diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 15 Tahun 2021, Surat Edaran Gubernur Bali No. 9 tahun 2021 serta SE Bupati Buleleng No. 1638 Tahun 2021 bahwasanya sektor kritikal pegawainya 100 % WFO, kemudian sektor essensial 25% WFO dan non kritikal dan non essensial 100% WFH.
“Jika pegawai yang WFH ditemukan di luar, maka akan diperiksa untuk dapat menunjukkan surat tugas, jika tidak akan disuruh pulang. Hal ini bertujuan untuk mengurangi mobilitas pegawai diperkantoran sesuai sektor-sektor yang sudah ditetapkan. Warga pun demikian akan dicek surat vaksinnya dan juga tujuannya harus jelas. Upaya-upaya ini akan terus kita lakukan untuk mengurangi mobilitas warga,” jelasnya.
Selain pemeriksaan untuk pembatasan aktivitas, upaya mengurangi kerumunan jelas Sekda Suyasa dengan mematikan lampu penerangan jalan mulai pukul 20.00 WITA sebesar 50% namun tetap mempertimbangkan aspek-aspek keamanan. Kemudian penonaktifan akses wifi gratis milik pemerintah mulai pukul 20.00 WITA.
“Sekali lagi, upaya ini semua untuk menurunkan potensi kerumunan warga, mohon jika tidak ada keperluan yang sangat penting lebih baik tinggal di rumah saja, sehingga penularan dan penyebaran Covid-19 bisa ditekan,” ajaknya.
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1015 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 894 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah