Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Seludupkan Narkoba di Bra, Perempuan Ditangkap Polisi

Senin, 2 Agustus 2021, 14:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Seludupkan Narkoba di Bra, Perempuan Ditangkap Polisi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Seorang perempuan ditangkap polisi Brasil setelah kedapatan menyeludupkan narkoba ke sebuah hotel. Ia menyembunyikan barang haram tersebut di bra dan celana dalamnya.

Menyadur The Sun Senin (2/8/2021), Lorraine Cutier Bauer Romeiro ditangkap polisi karena menyeludupkan narkoba ke sebuah daerah yang dikenal sebagai Cracoloandia yang berarti tanah retak.

Polisi percaya bahwa Cracoloandia adalah salah satu lahan subur bagi pengedar narkoba dari Sao Paulo. Kasus narkoba di wilayah itu dilaporkan sangat parah, bahkan para pengedar menawarkan sampel gratis kepada pembeli.

Perempuan 19 tahun tersebut ditangkap setelah polisi curiga ia menyimpan sesuatu di dalam bra yang ia pakai. Ia ditangkap bersama kekasihnya, Andre Japonês.

Polisi kemudian berhasil menemukan 15 bungkus obat-obatan terlarang yang ia sembunyikan di bra. Polisi juga menemukan enam paket kokain yang disimpan di dalam celana dalamnya.

Lorraine juga dilaporkan mengaku menjadi pengedar besar di hotel bernama Hotel Avare. Polisi menemukan ransel berisi 85 kantong ganja, 295 kantong, dan 16 pil ekstasi di hotel tersebut.

Ana Paula Soares selaku pengacara Lorraine mengatakan kepada media lokal bahwa dia belum bertemu dengan kliennya.

Keluar Lorraine sangat terkejut mendengar penangkapan tersebut. Saudara Lorraine mengatakan jika sebenarnya orang yang baik namun bergaul dengan orang yang salah.

"Dia terlibat dengan orang-orang yang salah. Dia orang baik, dari keluarga yang baik. Kami selalu memberi nasihat," katanya kepada R7.

Polisi percaya bahwa "Tanah Retak" adalah salah satu lahan subur bagi pengedar narkoba dari Sao Paulo. Kasus narkoba di wilayah itu dilaporkan sangat parah, bahkan para pengedar menawarkan sampel gratis kepada pembeli.(sumber: suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami