Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Kecewa Tak Dibelikan Motor, Pemuda Tewas Gantung Diri
BERITABALI.COM, NTB.
Habibi (21 tahun) pemuda RT 16 Desa Ntonggu, Bima ditemukan tewas gantung diri di kebun pada Minggu, (15/8) kemarin.
Habibi nekat mengakhiri hidup dengan melilitkan seutas tali nilon di lehernya, diduga lantaran kecewa tidak dibelikan sepeda motor. Dari rangkaian peristiwa tersebut jajaran Kepolisian Polres Bima berhasil mengungkap motif dari kematian pemuda 21 tahun tersebut.
Terungkap jika korban sebelum mengakhiri hidupnya sempat cek-cok dengan ayahnya H Tada. Menurut laporan polisi yang dirilis Humas menyebutkan, bahwa korban sekitar pukul 06.30 WITA pada hari kejadian sempat diusir oleh orang tuanya. Tidak hanya itu, orang tuanya juga mengeluarkan sebagian pakaian korban pada saat cek-cok berlangsung.
"Berdasarkan informasi yang didapat bahwa sebelum korban di temukan dalam keadaan meninggal, sekitar pukul 06.30 WITA korban sempat dimarahi oleh ayahnya dan diusir dengan membuang sebagian pakaiannya di depan halaman rumahnya," ungkap Kasi Humas Polres Bima, IPTU Adib Widayaka.
Polisi juga berhasil mengumpulkan keterangan dan informasi bahwa cek-cok itu terjadi akibat dari korban yang meminta dibelikan sepeda motor. Namun tidak diindahkan oleh orangtuanya.
"Diduga mereka ribut terkait korban menginginkan sepeda motor baru namun ayahnya tidak menyetujuinya," sambung rilis tersebut.
Sebelumnya, jenazah anak bungsu dari empat bersaudara tersebut ditemukan oleh warga bernama Vila, Al dan Vido. Jenazah langsung dievakuasi oleh warga dan aparat menuju rumah duka.
Sekitar pukul 11.45 Wita Tim Inafis Polres Bima yang tiba di rumah duka selanjutnya menyampaikan ke pihak keluarga bahwa sebelum dilakukan proses pemakaman apakah pihak keluarga hendak melakukan upaya hukum terkait meninggalnya korban atau tidak.
"Pihak keluarga tidak menginginkan adanya proses hukum melainkan pihak keluarga sudah mengikhlaskan atas meninggalnya korban. Selanjutnya tim menjelaskan apabila pihak keluarga sudah mengikhlaskan atas meninggalnya korban, pihak keluarga agar membuat surat pernyataan dengan disaksikan kepala desa. Namun tim tetap melakukan identifikasi bagian luar saja sebagai bahan laporan," tutupnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3356 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1103 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 504 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 473 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun