Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Banyak Sopir Angkutan Pariwisata Memilih Buka Usaha Kecil
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pandemi Covid-19 secara langsung telah melumpuhkan perekonomian masyarakat di Bali yang sebagian besar bergerak di sektor Pariwisata.
Meskipun demikian, masih ada beberapa masyarakat yang tetap optimistis dan berusaha menghadapi kondisi saat ini.
Seperti halnya para anggota Asosiasi Sopir Angkutan Pariwisata (ASAP) Bali.
Menurut Ketua Koperasi ASAP Bali, Drs I Wayan Suata, dari ribuan anggota yang terdampak covid-19, kurang lebih 50 persen telah mencoba membuka usaha sendiri di tempat asalnya masing-masing.
"Ya, sebagian telah ada yang pulang kampung dan 50 persen dari total anggota sebanyak 1.693 orang telah mencoba membuka usaha sendiri mulai berjualan Telor, Kelapa dan beberapa usaha lainya di kampungnya," jelasnya, Rabu (18/8) di Denpasar.
Tentu kondisi saat ini, sangat memberi dampak ke para anggota karena hampir seluruhnya mengantungkan hidup dari sektor pariwisata.
"Ya, wisatawan sepi otomatis para anggota diam karena semua hidup dari pariwisata," ujarnya.
Di tengah kondisi sulit saat ini menurutnya, para anggota telah sempat menerima bantuan sembako mulai dari, Dinas Koperasi Bali dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.
"Dinas Koperasi Bali sempat memberikan 150 paket sembako kedua bantuan dari Wakil Gubernur Bali Cok Ace dengan total bantuan sebanyak 600 sembako dengan cara dibagikan dua tahap, pertama 300 dan ke dua 300 sembako berupa beras dengan penerima 871 orang anggota yang aktif," paparnya.
Dirinya menyampaikan, rasa terima kasih kepada Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atas kepedulian dengan para anggota ASAP di tengah kondisi saat ini.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 609 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 492 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan