Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
72 Desa Bangli Punya KDMP, 28 Gerai Mulai Dibangun
BERITABALI.COM, BANGLI.
Sebanyak 72 desa di Kabupaten Bangli kini telah memiliki Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Seluruh KDMP tersebut juga telah mengantongi akta notaris sebagai legalitas kelembagaan.
Capaian tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Bangli untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa. Keberadaan KDMP diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan sekaligus pemasaran berbagai potensi ekonomi lokal.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Bangli, Ni Luh Ketut Wardani, mengatakan dari 72 KDMP yang telah terbentuk, sebanyak 40 akta notaris difasilitasi melalui APBD Kabupaten Bangli. Sementara 32 akta lainnya dibiayai melalui APBD Provinsi Bali.
Selain penguatan kelembagaan, pembangunan gerai fisik KDMP juga terus berjalan. Pembangunan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bangli.
Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Bangli bertanggung jawab melakukan pendampingan kelembagaan, operasional, tata kelola pelaporan hingga persiapan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Hingga kini, sebanyak 28 KDMP telah memulai pembangunan gerai. Dari jumlah tersebut, sembilan gerai telah rampung dibangun 100 persen.
Gerai yang telah selesai dibangun tersebut kini memasuki tahap pemenuhan sarana dan prasarana pendukung. Kebutuhan tersebut antara lain armada operasional serta perlengkapan pertokoan agar gerai dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas koperasi.
Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Tim Verifikasi juga melakukan pengecekan terhadap kelayakan bangunan dan fasilitas sebelum seluruh data dimasukkan ke dalam sistem Simkopdes.
Tahapan verifikasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan gerai dan kelengkapan fasilitas sebelum KDMP menjalankan aktivitas operasional secara optimal.
Ke depan, keberadaan KDMP diharapkan tidak hanya menjadi lembaga ekonomi desa, tetapi juga mitra yang saling melengkapi dalam memperkuat perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ni Luh Ketut Wardani mengatakan progres positif pembentukan dan pembangunan KDMP di Bangli diharapkan dapat membuka ruang bagi berbagai produk unggulan lokal untuk berkembang.
Produk pertanian, kerajinan tangan hingga produk anyaman masyarakat nantinya diharapkan dapat diserap dan dipasarkan melalui koperasi desa.
Dengan demikian, KDMP diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa sekaligus memperluas akses pasar bagi produk yang dihasilkan masyarakat Kabupaten Bangli.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1099 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 896 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 818 Kali
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 654 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 550 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun