Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Guru Honorer Penderita Stroke Digendong Demi Tes PPPK
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan seorang guru honorer yang menderita stroke untuk mengikuti ujian PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @lambeturah_official, Jumat (17/9/2021) tampak guru honorer tersebut kesulitan berjalan meskipun sudah memakai tongkat.
Ia siap mengikuti tes untuk menjadi guru berstatus PPPK, namun kondisi fisiknya membuatnya sedikit terlambat memasuki ruangan. Dalam video tersebut, tampak guru honorer itu berhenti sejenak dan meminum air dari botol yang ia bawa. Agar tak semakin terlambat, ia pun digendong oleh seseorang yang mendampinginya.
Guru Honorer yang diketahui bernama Imas Kustiani itu mengajar di sebuah SD di kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ia menderita stroke sejak 7 tahun lalu.
"Ibu Imas Kustiani S.Pd (53th) seorang guru honorer K2 di SDN Wancimekar 1 Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang tak kenal lelah dan putus asa untuk memberi ilmu pengetahuan kepada anak muridnya kendati dirinya tengah menderita stroke yang telah berlangsung selama 7 tahun," bunyi keterangan dalam unggahan tersebut.
Menangis di depan monitor
Ketika sampai di dalam ruangan, Ibu Imas diturunkan dari gendongan pria yang mendampinginya. Beberapa petugas dan sesama peserta ujian juga turut membantu Ibu Imas menempatkan diri di kursi yang sudah di sediakan.
Diduga karena mengalami kelelahan dan harus segera menata fokus untuk mengerjakan soal ujian, tangis wanita 53 tahun itu pun pecah seketika.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka merasa terharu melihat perjuangan Ibu Imas agar bisa lolos seleksi PPPK.
"Ya Allah, the real pahlawan bangsa," komentar salah seorang warganet.
"Sehat selalu bu semoga rezeki dapat diangkat jadi PPPK," sahut warganet lain.
"Harus diapresiasi sangat pantas mendapatkannya sehat selalu ibu guru," ujar salah satu warganet.
"Ya Allah nangis aku lihatnya, semoga ada kesejahteraan untuk guru-guru honorer, aamiin," tulis warganet lain.
"Tak tega melihatnya," sahut warganet lain.
"Semoga lulus ya bu, sedih banget ya Allah," ujar salah satu warganet.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1484 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1245 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 697 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 583 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 553 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung