Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 9 Juli 2026
Guru Honorer Penderita Stroke Digendong Demi Tes PPPK
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan seorang guru honorer yang menderita stroke untuk mengikuti ujian PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @lambeturah_official, Jumat (17/9/2021) tampak guru honorer tersebut kesulitan berjalan meskipun sudah memakai tongkat.
Ia siap mengikuti tes untuk menjadi guru berstatus PPPK, namun kondisi fisiknya membuatnya sedikit terlambat memasuki ruangan. Dalam video tersebut, tampak guru honorer itu berhenti sejenak dan meminum air dari botol yang ia bawa. Agar tak semakin terlambat, ia pun digendong oleh seseorang yang mendampinginya.
Guru Honorer yang diketahui bernama Imas Kustiani itu mengajar di sebuah SD di kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ia menderita stroke sejak 7 tahun lalu.
"Ibu Imas Kustiani S.Pd (53th) seorang guru honorer K2 di SDN Wancimekar 1 Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang tak kenal lelah dan putus asa untuk memberi ilmu pengetahuan kepada anak muridnya kendati dirinya tengah menderita stroke yang telah berlangsung selama 7 tahun," bunyi keterangan dalam unggahan tersebut.
Menangis di depan monitor
Ketika sampai di dalam ruangan, Ibu Imas diturunkan dari gendongan pria yang mendampinginya. Beberapa petugas dan sesama peserta ujian juga turut membantu Ibu Imas menempatkan diri di kursi yang sudah di sediakan.
Diduga karena mengalami kelelahan dan harus segera menata fokus untuk mengerjakan soal ujian, tangis wanita 53 tahun itu pun pecah seketika.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka merasa terharu melihat perjuangan Ibu Imas agar bisa lolos seleksi PPPK.
"Ya Allah, the real pahlawan bangsa," komentar salah seorang warganet.
"Sehat selalu bu semoga rezeki dapat diangkat jadi PPPK," sahut warganet lain.
"Harus diapresiasi sangat pantas mendapatkannya sehat selalu ibu guru," ujar salah satu warganet.
"Ya Allah nangis aku lihatnya, semoga ada kesejahteraan untuk guru-guru honorer, aamiin," tulis warganet lain.
"Tak tega melihatnya," sahut warganet lain.
"Semoga lulus ya bu, sedih banget ya Allah," ujar salah satu warganet.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3633 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1245 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1201 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun