Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Miris, Dua SD Negeri di Karangasem Tak Dapat Siswa Baru

Selasa, 7 Juli 2026, 20:49 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok beritabali.com/Miris, Dua SD Negeri di Karangasem Tak Dapat Siswa Baru.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Karangasem memunculkan perhatian serius. Dua sekolah dasar negeri, yakni SDN 6 Bhuana Giri dan SDN 3 Wismakerta, hingga kini belum memperoleh satu pun siswa baru.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan di Karangasem, terutama di tengah menurunnya jumlah anak usia sekolah di sejumlah wilayah serta persaingan dengan sekolah lain yang memiliki lokasi lebih strategis.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, I Made Adriana Putra, mengatakan pihaknya masih menunggu selesainya proses daftar ulang sebelum menetapkan data final jumlah peserta didik baru di seluruh sekolah.

"Data pastinya nanti setelah tanggal 11 Juli, setelah selesai proses pendaftaran ulang," ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Menurut Adriana, minimnya jumlah siswa di kedua sekolah dipengaruhi beberapa faktor. Selain lokasi sekolah yang berdekatan dengan sekolah lain yang dinilai lebih mudah dijangkau masyarakat, jumlah anak usia sekolah di wilayah tersebut juga sangat terbatas. Bahkan, di beberapa daerah tidak terdapat calon peserta didik baru pada tahun ini.

"Nanti kami petakan dulu kondisinya, setelah itu baru dibahas langkah yang akan diambil ke depannya," katanya.

Kondisi paling berat dialami SDN 6 Bhuana Giri. Kepala sekolah, I Made Suartika, mengungkapkan sekolah yang dipimpinnya kembali tidak memperoleh siswa baru untuk tahun kedua secara berturut-turut. "Tahun lalu juga tidak dapat siswa, tahun ini kemungkinan juga tidak dapat," ungkapnya.

Ia menjelaskan, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan perangkat wilayah setempat dan memastikan memang tidak ada anak yang memasuki usia sekolah dasar di lingkungan sekitar. Selain itu, keberadaan dua sekolah lain yang lebih strategis membuat sebagian calon siswa memilih bersekolah di tempat tersebut.

Akibatnya, SDN 6 Bhuana Giri kini hanya memiliki empat siswa aktif, masing-masing dua siswa di kelas III dan dua siswa di kelas VI. Sementara kelas I, II, IV, dan V tidak memiliki peserta didik.

"Semoga tahun depan bisa kembali mendapatkan siswa," harapnya.

Sementara itu, Kepala SDN 3 Wismakerta, I Wayan Agustina, mengatakan kondisi serupa baru pertama kali terjadi sejak sekolah tersebut berdiri.

"Ini baru pertama kali tidak dapat siswa, tahun-tahun sebelumnya selalu dapat siswa," katanya.

Meski tidak menerima peserta didik baru, SDN 3 Wismakerta masih memiliki 33 siswa yang tersebar dari kelas II hingga kelas VI. Menurut Agustina, minimnya pendaftar juga dipengaruhi keberadaan sekolah lain yang lokasinya lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.

Disdikpora Karangasem memastikan akan melakukan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan peserta didik. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan dan langkah penanganan agar keberlangsungan layanan pendidikan di Karangasem tetap terjaga.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami