Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Usung Tema Kecacingan, Luh Dita Raih Juara 2
Lomba Temu Ilmiah Nasional
BERITABALI.COM, NTB.
Luh Ade Dita Rahayu, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK Unram) berhasil meraih Juara 2 dalam lomba bertajuk Temu Ilmiah Nasional (Temilnas) 2021.
Mengusung masalah penyakit kecacingan yang masih menjadi tantangan di Indonesia dan dunia, Dita berhasil bersaing dengan wakil dari perguruan tinggi besar seperti Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Padjajaran, Universitas Hasanuddin, Universitas Andalas, Universitas Udayana, dan Universitas Baitturahman.
Temilnas merupakan kompetisi ilmiah tingkat nasional yang diikuti oleh puluhan mahasiswa kedokteran di seluruh Indonesia. Temilnas merupakan ajang tahunan dalam naungan Badan Analisis dan Pengembangan Ilmiah Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (BAPIN-ISMKI) yang tahun ini diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.
Lomba meliputi bidang esai ilmiah, literature review, penelitian multicenter, poster publik, dan video edukasi. Mengusung masalah penyakit kecacingan, Luh Dita menawarkan terapi preventif sebagai solusi dalam mencegah malnutrisi pada anak dengan infeksi kecacingan.
Idenya tersebut kemudian ia presentasikan di hadapan dewan juri secara online pada tanggal 14-15 Agustus 2021. Mahasiswi FK Unram semester VII itu akhirnya dinobatkan menjadi Juara 2 mengalahkan Universitas Hasanuddin yang keluar sebagai Juara 3, sedangkan Juara 1 berhasil diraih oleh Universitas Padjajaran.
“Bersyukur dan bangga karena dapat bersanding bersama teman-teman keilmiahan kedokteran yang tersebar di berbagai institusi di seluruh Indonesia,” ungkap Dita.
Ia berharap Universitas Mataram dapat terus bersanding mencetak prestasi khususnya dalam bidang keilmiahan dan kedokteran. Selain Luh Dita, tiga mahasiswa FK Unram lainnya juga meraih prestasi.
Senada dengan prestasi yang ditorehkan Dita, Abiyyu Didar Haq, Putu Diah Ananda Putri Atmaja, dan Visakha Vidyadevi Wiguna, ketiganya berhasil juga menyabet Juara 3 dalam lomba INTERMEDISCO 2021 yang diadakan oleh Universitas Islam Indonesia (UII), 24 Maret-28 Agustus 2021.
Turun di Cabang Lomba International Literature Review, Abiyyu dan kawan-kawan berhasil menyisihkan 42 peserta mahasiswa Fakultas Kedokteran dari seluruh Indonesia.
Pada babak penyisihan 10 tim dengan nilai tertinggi berhak maju ke Grand Final, di antaranya Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran, Universitas Brawijaya, Universitas Gajah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Jember, Universitas Airlangga, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, dan Universitas Mataram.
Hasil penilaian di babak final yang merupakan akumulasi dari nilai karya, presentasi, dan sesi tanya jawab, berhasil menghantarkan Unram keluar sebagai Juara 3. Berada di bawah Universitas Indonesia yang memborong Juara 1 dan 2.
“Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan ini, sekaligus dapat mengharumkan nama Universitas Mataram,” tutur Abiyyu.
“Pada kesempatan ini, kami juga banyak belajar dari finalis yang lain dan harapan ke depannya bisa bermanfaat untuk adik-adik tingkat kami di FK Unram,” lanjutnya.
Tak lupa ke-empat mahasiswa berprestasi ini mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unram, Dekan FK dan dosen pembimbing mereka, yang telah memberikan dukungan penuh sehingga bisa mengharumkan almamater tercinta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Mataram, Prof Dr H Lalu Husni SH MHum, dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, Dr dr Hamsu Kadriyan Sp THT-KL(K), M Kes FICS, atas dukungan yang diberikan. Serta kepada dr Cut Warnaini, MPH yang telah membimbing kami,” pungkasnya.
Atas prestasi yang diukir, Prof H Lalu Husni secara langsung memberikan ucapan selamat dan memberikan penghargaan berupa uang pembinaan di ruang Lobi Rektor, Rabu (15/9) lalu.
“Selamat atas prestasi kalian yang luar biasa, yang telah mengharumkan nama Universitas Mataram di kancah nasional, jangan puas diri terhadap apa yang telah dicapai, tetapi ini menjadi awal untuk adik-adik bisa lebih baik lagi di masa yang akan datang,” kata Prof Husni.
Prof Husni berpesan agar prestasi yang sudah dicapai ini bisa ditularkan, tidak saja di FK Unram, tetapi juga ke fakultas-fakultas yang lain. Sehingga lebih banyak lagi mahasiswa Unram yang meraih prestasi di kancah nasional bahkan internasional.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1215 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 945 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 776 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 706 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik