Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Yogya dan Bali Tempat Lahir Seniman, Ahli Otak Beber Alasannya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ahli otak mengungkap alasan suku tertentu seperti Yogyakarta dan Bali berhasil melahirkan dan menciptakan seniman yang lebih banyak dari daerah lainnya.
Menurut Ahli Otak Dr. dr. Taufiq Pasiak, hal ini karena daerah tersebut memiliki kemampuan peta parsial yang lebih banyak dibanding daerah lainnya.
Kemampuan parsial disebut juga sebagian kemampuan beradaptasi dengan lingkungan secara keseluruhan. Hal ini terlihat dengan cara menjelaskan orang Yogyakarta dan Bali, yang memakai petunjuk arah mata angin.
Ini mengartikan orang tersebut benar-benar memiliki kemampuan parsial yang yang baik. Berbeda dengan daerah lain yang umumnya menggunakan simbol atau patokan daerah tertentu.
"Jangan heran kenapa teman-teman di budaya tertentu, seperti Bali Yogyakarta yang kemampuan imajinasinya lebih bagus daripada kemampuan suku lain," ungkap Dr. Taufiq dalam acara diskusi, Jumat (24/9/2021).
Kemampuan parsial ini didapatkan karena kemampuan beradaptasi yang terlatih, karena meluasnya bagian otak yang disebut dengan hipokampus.
Hipokampus ini adalah bagian di otak yang berperan untuk mengingat informasi baru. Hipokampus otak yang meluas juga membuat kemampuan imajinasi jadi meningkat.
"Makanya coba perhatikan, seni-seni tertentu imajinasi abstrak berkembang pada suku tertentu. Itu kaitannya dengan kemampuan adaptasi otak, terkait dengan fenomenasi parsial yang ada," pungkas Dr. Taufiq.
Sumber: Suara.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1496 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1129 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 975 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 862 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik