Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Sempat Menolak, Korut Akhirnya Terima Bantuan Medis WHO
BERITABALI.COM, DUNIA.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa mereka telah memulai pengiriman pasokan medis Covid-19 ke Korea Utara melalui pelabuhan Dalian di China.
Kantor Berita Korea Selatan Yonhap melaporkan pada Kamis (7/10/2021) bahwa pengiriman pasokan medis tersebut meningkatkan kemungkinan Korea Utara melonggarkan kontrol perbatasan ketat yang telah lama diberlakukan di tengah pandemi global.
Korea Utara telah memperketat kontrol perbatasan sejak merebaknya Covid-19 di China, menandakan bahan-bahan utama dan pasokan medis tidak dapat dikirim ke Korea Utara.
Korea Utara sempat menutup rute pelayaran utama yang menghubungkan Dalian ke pelabuhan barat Nampo karena meningkatkan status darurat anti-epidemi ke tingkat tertinggi.
"Untuk mendukung Korea Utara dengan pasokan medis Covid-19 yang penting, WHO memulai pengiriman melalui Dalian," jelas WHO dalam laporan mingguannya mengenai situasi tentang infeksi dan tindakan pencegahan di dunia.
Mengingat bahwa laporan tersebut memberikan situasi terbaru dari 20-26 September, pengiriman tersebut tampaknya telah dimulai akhir bulan lalu.
Namun, laporan tersebut tidak merinci kapan dan jenis pasokan medis apa yang dikirim oleh WHO ke Korea Utara.
Seorang pejabat Kementerian Unifikasi di Seoul menolak untuk merinci laporan WHO, tetapi mencatat beberapa tanda telah terdeteksi baru-baru ini bahwa Korea Utara membuka rute maritimnya dengan China.
"Data bea cukai China menunjukkan bahwa rute pelayaran laut antara Korea Utara dan China tampaknya akan dibuka," kata pejabat itu yang tampaknya merujuk pada peningkatan tajam perdagangan bilateral China-Korea Utara baru-baru ini.
"Tapi kami belum mendeteksi tanda-tanda yang mengindikasikan dimulainya kembali pergerakan material melalui jalur darat antara kedua negara itu," jelas pejabat tersebut menambahkan.
Korea Utara sebelumnya pernah mengklaim negaranya bebas dari Covid-19 dan menolak bantuan dari luar untuk kampanye anti-epideminya karena takut pengiriman apa pun dapat menyebarkan virus ke negaranya.
Laporan terbaru WHO mengatakan bahwa total 40.700 warga Korea Utara telah diuji untuk virus corona tetapi tidak ada kasus Covid-19 yang dilaporkan pada 23 September 2021.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1544 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1162 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1011 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 890 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah