Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Sempat Menolak, Korut Akhirnya Terima Bantuan Medis WHO
BERITABALI.COM, DUNIA.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa mereka telah memulai pengiriman pasokan medis Covid-19 ke Korea Utara melalui pelabuhan Dalian di China.
Kantor Berita Korea Selatan Yonhap melaporkan pada Kamis (7/10/2021) bahwa pengiriman pasokan medis tersebut meningkatkan kemungkinan Korea Utara melonggarkan kontrol perbatasan ketat yang telah lama diberlakukan di tengah pandemi global.
Korea Utara telah memperketat kontrol perbatasan sejak merebaknya Covid-19 di China, menandakan bahan-bahan utama dan pasokan medis tidak dapat dikirim ke Korea Utara.
Korea Utara sempat menutup rute pelayaran utama yang menghubungkan Dalian ke pelabuhan barat Nampo karena meningkatkan status darurat anti-epidemi ke tingkat tertinggi.
"Untuk mendukung Korea Utara dengan pasokan medis Covid-19 yang penting, WHO memulai pengiriman melalui Dalian," jelas WHO dalam laporan mingguannya mengenai situasi tentang infeksi dan tindakan pencegahan di dunia.
Mengingat bahwa laporan tersebut memberikan situasi terbaru dari 20-26 September, pengiriman tersebut tampaknya telah dimulai akhir bulan lalu.
Namun, laporan tersebut tidak merinci kapan dan jenis pasokan medis apa yang dikirim oleh WHO ke Korea Utara.
Seorang pejabat Kementerian Unifikasi di Seoul menolak untuk merinci laporan WHO, tetapi mencatat beberapa tanda telah terdeteksi baru-baru ini bahwa Korea Utara membuka rute maritimnya dengan China.
"Data bea cukai China menunjukkan bahwa rute pelayaran laut antara Korea Utara dan China tampaknya akan dibuka," kata pejabat itu yang tampaknya merujuk pada peningkatan tajam perdagangan bilateral China-Korea Utara baru-baru ini.
"Tapi kami belum mendeteksi tanda-tanda yang mengindikasikan dimulainya kembali pergerakan material melalui jalur darat antara kedua negara itu," jelas pejabat tersebut menambahkan.
Korea Utara sebelumnya pernah mengklaim negaranya bebas dari Covid-19 dan menolak bantuan dari luar untuk kampanye anti-epideminya karena takut pengiriman apa pun dapat menyebarkan virus ke negaranya.
Laporan terbaru WHO mengatakan bahwa total 40.700 warga Korea Utara telah diuji untuk virus corona tetapi tidak ada kasus Covid-19 yang dilaporkan pada 23 September 2021.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4362 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1909 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1411 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan