Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Insiden Penyerangan Anak Panah Ditetapkan Sebagai Aksi Teroris
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dinas Keamanan Norwegia (PST) menetapkan penyerangan menggunakan busur dan anak panah yang menewaskan lima orang adalah aksi teroris.
Menyadur BBC News Jumat (15/10/2021), pelaku penyerangan diketahui warga Denmark berusia 37 tahun bernama Espen Andersen Brathen.
PST mengungkapkan jika Brathen telah masuk Islam dan ada kekhawatiran dia telah diradikalisasi. Namun, hingga kini motif penyerangan tersebut belum ditentukan.
Akibat serangan yang terjadi pada Rabu (13/10/2021) di kota Kongsberg tersebut, empat wanita dan seorang pria tewas.
Dalam siaran pers, polisi mengatakan Brathen akan menjalani persidangan pada hari Jumat pukul 09:00 waktu setempat.
Seorang pengacara polisi mengatakan kepada penyiar publik NRK bahwa Brathen juga akan diperiksa oleh psikiater.
Selama konferensi pers, Kepala PST Hans Sverre Sjovold mengatakan tersangka telah masuk dan keluar dari sistem kesehatan untuk beberapa waktu.
Pasca insiden penyerangan menggunakan panah tersebut, warga sangat terguncang. Bendera dikibarkan setengah tiang pada hari Kamis, dan banyak bunga bertebaran di sekitar lokasi kejadian.
Kepala polisi daerah Ole Bredrup Saeverud mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers Kamis pagi jika para korban berusia antara 50 hingga 70 tahun.
Serangan itu pertama kali dilaporkan pada 18.13 waktu setempat pada hari Rabu. Polisi menghadapi pria itu enam menit kemudian.
Pria tersebut menembakkan beberapa anak panah ke arah polisi dan juga sempat melarikan diri. Dia akhirnya ditangkap sekitar 30 menit kemudian.
Pelaku membunuh para korban ketika ia dikejar oleh polisi. Menurut pengakuan saksi mata, pelaku juga menikam seorang wanita di persimpangan.
Serangan itu adalah insiden yang paling mematikan di Norwegia sejak ekstremis sayap kanan Anders Behring Breivik membunuh 77 orang, kebanyakan dari mereka remaja, di pulau Utoya pada Juli 2011.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3674 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1345 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1229 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1075 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 910 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun