Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Seorang Wanita Panik Ketiaknya Mengeluarkan ASI

Sabtu, 16 Oktober 2021, 14:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Seorang Wanita Panik Ketiaknya Mengeluarkan ASI

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Seorang wanita di Portugal panik setelah menyadari ketiaknya mengeluarkan air susu alias ASI, dua hari setelah dia melahirkan.

Ia buru-buru membuat janji dengan dokternya dan mereka mengatakan ada benda yang bulat dan keras di ketiak wanita ini dan ketika ditekan, itu mengeluarkan cairan putih.

Dalam sebuah laporan baru di 'New England Journal of Medicine' dokter yang memeriksanya mengatakan itu adalah ASI.

Dr. Cristiana Marinho-Soares dan Dr. Maria Pulido-Valente dari Rumah Sakit Santa Maria di Lisbon, Portugal mendiagnosisnya dengan polymastia, suatu kondisi di mana jaringan tambahan payudara berkembang di sepanjang bekas embrio mammary ridge.

Penelitian menunjukkan antara 2 persen dan 6 persen wanita dilahirkan dengan jaringan payudara tambahan dan perlu pemeriksaan rutin untuk kanker payudara.

Jaringan tambahan ini tumbuh sebagai hasil perkembangan embrio - seringkali di daerah ketiak - ketika sel-sel yang menjadi kelenjar susu membentuk garis dari ketiak ke selangkangan.

Biasanya "punggungan payudara" atau "garis susu" ini menghilang saat janin berkembang, kecuali di payudara. Namun kadang-kadang tetap ada dan jaringan payudara tambahan terbentuk di tempat-tempat ini di dalam tubuh.

Dalam beberapa kasus, jaringan payudara tambahan mungkin muncul dengan puting susu berlebih, tapi dalam bagian tubuh yang tidak ada puting susu, maka bisa memeras susu dari jaringan tersebut.

Seperti dilansir Live Science, sebuah makalah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Mayo Clinical Proceedings pada tahun 1999 menggambarkan seorang ibu berusia 18 tahun yang mampu memompa ASI dari jaringan payudara di ketiaknya untuk menghilangkan rasa sakit.(sumber: suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami