Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Badung Perluas Akses Produk Pertanian Lewat Kerja Sama Baru
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat langkah menjaga ketahanan pangan dan pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Adha serta Galungan dan Kuningan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui penandatanganan kerja sama untuk memperluas akses pemasaran produk pertanian lokal.
Komitmen tersebut terlihat dalam High Level Meeting (HLM) yang dipimpin Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Badung IB. Surya Suamba di ruang rapat Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Selasa (19/5).
Rapat dihadiri jajaran perangkat daerah terkait, Direktur Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana, Badan Pusat Statistik Badung, tim perumus kebijakan hingga Dosen Fakultas Pertanian Unud, I Ketut Satriawan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Perumda Pasar Mangu Giri Sedana dengan PT. Brilliant Ecommerce Berjaya. Kerja sama ini difokuskan untuk memperluas akses pemasaran produk-produk pertanian lokal Badung agar lebih mudah menjangkau pasar yang lebih luas.
Bupati Adi Arnawa menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang hari besar keagamaan. Menurutnya, momentum Idul Adha, Galungan dan Kuningan selalu diiringi meningkatnya permintaan masyarakat terhadap sejumlah komoditas pangan.
"Kepada Instansi teknis bersama TPID agar terus melakukan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok, penguatan kerjasama antar daerah serta pengawasan distribusi pangan juga harus terus ditingkatkan guna mencegah terjadinya lonjakan harga maupun kelangkaan barang," jelasnya.
Baca juga:
Badung Siapkan Asuransi Sawah 6.900 Hektare
Selain menjaga distribusi pangan, Pemkab Badung juga menyoroti pentingnya perlindungan lahan pertanian produktif demi menjaga ketahanan pangan jangka panjang. Pemerintah diminta memastikan produksi pangan lokal mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus sektor pariwisata di Badung.
Untuk itu, pemetaan lahan pertanian produktif dinilai penting agar pemerintah mengetahui kapasitas produksi pangan daerah dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pasar.
"Dinas Pertanian dan Pangan agar melakukan pemetaan berapa luas lahan produksi, berapa produksinya per tahun disandingkan dengan kebutuhan masyarakat dan sektor pariwisata. Kalau belum terpenuhi dapat melakukan kerjasama antar daerah," jelasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya peran Perumda Pasar dan Pangan sebagai offtaker hasil pertanian lokal. Perumda diharapkan mampu menyerap langsung hasil panen petani sehingga distribusi pangan menjadi lebih efisien dan harga di tingkat petani tetap terjaga.
"Upaya ini dapat memotong rantai distribusi yang panjang, memastikan harga beli yang adil bagi petani, sekaligus mengendalikan inflasi dan ketersediaan stok di tingkat konsumen," terangnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1740 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1656 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1245 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah