Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Beruang Sirkus Serang Wanita Hamil Saat Pertunjukan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seekor beruang sirkus ngamuk dan menyerang pelatih yang sedang hamil di hadapan anak-anak saat menonton pertunjukan di Rusia.
Anak-anak langsung berteriak histeris dan meminta perlindungan pada orangtua mereka. Wanita hamil yang mengenakan gaun biru itu kebingungan saat diserang dan dua pria langsung masuk mengendalikan situasi, bertarung dengan beruang itu untuk menyeretnya keluar.
Seorang saksi mata mengatakan beruang jantan itu tidak mundur meskipun "dipukul dengan cambuk". Insiden itu terjadi saat aksi di atas ring yang melibatkan dua beruang dan dua pelatih di sirkus yang ramai.
Pelatih yang mengalami luka dan memar mengatakan anaknya aman di dalam kandungan. Ia kemudian berasumsi diserang beruang karena mungkin sedang hamil.
Wanita yang berlumuran darah itu dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans setelah insiden mengerikan di Oryol.
"Saya benar-benar memiliki dua goresan dan sedikit memar di kaki saya," katanya. "Dengan hewan itu juga, semuanya baik-baik saja, dan bayi saya, semuanya normal."
"Mungkin ada kecemburuan sampai batas tertentu, karena saya hamil."
Sebuah laporan mengatakan pelatih dan beruang telah "berpelukan dan berbaikan" setelah serangan itu. Penduduk setempat mengatakan beruang itu gelisah ketika berada di dalam sangkar sebelum pertunjukan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1547 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1015 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 893 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah