Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Wisdom Meroket, Pengelola Hotel dan Villa Belum Naikan Harga
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kunjungan wisatawan domestik ke Bali menjadi kabar baik bagi pengelola hotel di kawasan wisata, salah satunya seminyak.
Kondisi ini menjadi harapan baru mereka untuk pemulihan pariwisata. Namun persoalan harga masih belum teratasi. Kunjungan wisdom yang meroket tak diimbangi harga kamar yang normal.
Kondisi itu dikatakan Bidang Pemasaran dan Promosi Dalam Negeri PHRI Bali, Ismoyo S. Soemarlan yang diwawancarai Rabu (20/10) di Seminyak, Badung.
Dia menyebut sebagian besar pengelola hotel dan villa masih menerapkan harga yang sangat rendah dibanding harga normal.
Kondisi ini menjadi salah satu magnet kedatangan wisdom ke Bali, selain Bali dianggap aman dikunjungi karena telah menerapkan standar prokes.
"Memang yang masih tidak menguntungkan kita perhotelan adalah rate (harga) domestik masih sangat rendah sekali. Banyak sekali diskon-diskon yang mereka minta," tuturnya.
"Tapi secara umum, kami dengan Bali Villa Association, Bali Hotel Association, IGHMA, anggap saja ini sebagai pemanasan untuk menyambut tamu internasional. Soal kesiapan properti, kita sudah ribuan properti yang penuhi CHSE," sambungnya.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, lonjakan kunjungan domestik mencapai 7.000 sampai 10.000 perhari, pada tiga hari terakhir sejak 18 Oktober lalu.
Ismoyo menyebut, meroketnya kunjungan wisdom cukup membantu hotel-hotel di Badung. Akibat kunjungan itu, okupansi sejumlah hotel mencapai 50 persen.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan