Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Ayah Tembak Anaknya Gegara Tak Berhenti Main Gitar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria paruh baya di Ohio, Fred Jon Hensley Sr. menembak putranya karena tak berhenti main gitar selama 1 jam.
Catatan pengadilan menyebut pria 79 tahun ini melakukan KDRT dan didakwa dengan penyerangan kejam.
WXIX melaporkan penembakan itu terjadi pada hari Minggu di sebuah rumah di Mohler Road, menurut polisi Blue Ash.
"Tersangka menyatakan menembak putranya dengan pistol .380 karena tidak mau berhenti bermain gitar," tulis polisi dalam surat kriminal.
"Hensley Sr. mengatakan bosan dengan putranya yang bermain gitar selama lebih dari satu jam dan dia mencoba menembak gitar tapi akhirnya menembak putranya di sisi (kanan) perut."
"(Anak laki-lakinya) kemudian menyerang ayahnya sambil menunggu petugas darurat tiba," tulis polisi dalam surat pernyataan.
Fred Jon Hensley Sr. ditahan di Hamilton County Justice Center pada Minggu malam dan dijadwalkan menghadapi hakim pada Senin.
Sebelumnya, seorang pria berusia 65 tahun di Mesir menembak anak laki-lakinya yang berumur 45 tahun karena hal sepele, yaitu lampu yang dipasang di tangga rumah.
Menyadur Gulf News Rabu (16/06) pelaku yang dikenal sebagai jutawan ini menghujani tubuh anaknya dengan enam peluru, bahkan ketika putranya sudah ambruk.
Anak korban alias cucu pelaku mengatakan hubungan antara kakek dan ayahnya cukup sulit, terutama setelah keduanya terlibat perselisihan tentang masalah keluarga.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1016 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 896 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah