Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




5 Makanan yang Memengaruhi Keseimbangan Hormon Tubuh

Minggu, 31 Oktober 2021, 12:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/5 Makanan yang Memengaruhi Keseimbangan Hormon Tubuh.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Sebagai pembawa pesan kimia ke berbagai organ dan jaringan tubuh untuk memastikan itu semua berfungsi dengan baik, hormon memiliki tugas penting di dalam tubuh

Dilansir dari Times of India, hormon disekresikan dari kelenjar endokrin, yang mengatur semuanya, dari meningkatkan metabolisme hingga menjaga kesehatan reproduksi.

Tetapi, ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon, salah satunya makanan. Berikut makanan-makanan tersebut:

1. Daging merah

Daging merah tinggi lemak kaya akan lemak jenuh dan terhidogenasi, yang tidak sehat apabila sering dikonsumsi.

Makan daging merah secara berlebihan juga dapat meningkatkan kadar estrogen sehingga akan memperburuk ketidakseimbangan hormon.

Jadi, lebih baik mengganti daging merah dengan ikan atau telur, atau daging tanpa lemak, yang sarat asam lemak omega-3.

2. Pemanis buatan

Ada banyak minuman yang mengganti gula alami dengan pemanis buatan, seperti stevia.

Namun, sering mengonsumsi minuman dengan pemanis buatan dapat menganggu keseimbangan hormon. Sebab, kelebihan stevia dapat berdampak buruk pada kesuburan atau siklus menstruasi.

3. Sayuran silangan

Tidak semua sayuran baik untuk kesehatan. Sayuran silangan, seperti kembang kol, brokoli, dan kangkung, dapat menyebabkan peradangan apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Banyak mengonsumsi sayuran tersebut juga dapat memengaruhi kelenjar tiroid, yang pada akhirnya menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

4. Makanan olahan

Makanan olahan kaya akan gula, garam, pengawet. Kombinasi itu semua dapat menyebabkan stres tubuh dan meningkatkan risiko obesitas, yang bisa menganggu keseimbangan hormon,

5. Kafein

Banyak minum minuman yang mengandung kafein dapat memengaruhi siklus tidur. Selain itu, kelebihan kafein dapat meningkatkan produksi kortisol atau 'hormon stres' di dalam tubuh.

Sumber: Suara.com

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami