Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Menparekraf Buka Peluang Kolaborasi dengan LSCE
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan kedepan pihaknya akan berkolaborasi dengan Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia atau LP3I School of Creative Economy (LSCE) selain membawahi sekolah tinggi pariwisata (Poltekpar) di sejumlah daerah.
Hal ini menurutnya diperlukan karena pariwisata harus bersanding dengan kreativitas.
"Sehingga kedepan tidak hanya Rohali (Rombongan Hanya Lihat-lihat) tapi mereka juga menjadi (Rombongan Jadi Pembeli produk ekonomi kreatif). Saya harap kita bisa bertukar pikiran dan mengembangkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif dengan konsep berkeadilan serta membuka peluang kerja seluas-luasnya," katanya saat menjadi pembicara secara daring di Temple of Learning Summit 2021 yang diadakan LP3I School of Creative Economy (LSCE) di Jimbaran Hub, Badung, Sabtu (30/10/2021).
Ia menekankan inovasi, adaptasi dan kolaborasi dan bersama-sama melawan pandemi dengan 3G (Gercep/Gerak cepat, Geber/Gerak Bersama, dan Gaspol/ garap semua potensi untuk online) karena proses digitalisasi adalah keniscayaan.

Ia berharap para inovator yang terlibat dalam pertemuan ini agar berkontribusi dari segi pertambahan nilai dan penciptaan lapangan kerja. Inovasi, kata dia harus memberi solusi dari dampak pandemi.
"Inovasi sinonim dengan hitek, projek saintis tapi sebetulnya inovasi sebenarnya adalah melakukan hal yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih ekonomis, orang yang ber-mind set inovatif adalah berpikir bahwa hari ini adalah lebih baik dari kemarin, kaum muda harus berpandangan seperti itu," jelasnya.
Minset yang kita bangun, menurutnya harus seperti itu yakni kewirausahaan berbasis "pro activity" yang terus bergerak dengan berani mengambil risiko dan penuh dengan inovasi dan kreativitas.
"Anak-anak muda berpikir jangan sia-siakan hidup jadilah bagian dari agen perubahan selalu ulur tangan dan tidak pernah lepas tangan, Saya yakin anakmudalah yang membawa Indonesia menuju Indonesia emas tahun 2040," harapnya.
Salah seorang peserta, Ratih dari perusahaan retail mengatakan kegiatan ini menurutnya sangat bermanfaat dalam mempersiapkan organisasi perusahaan dimana masa pandemi menuntut perubahan yang begitu cepat.
"Agar ke depan perusahaan bisa berjalan secara stabil meski dalam situasi pandemi," katanya sembari ia mencatat poin yang penting selama mengikuti pertemuan yakni bagaimana memelihara pelanggan yang sudah ada agar bisa sesuai permintaan kebutuhan mereka.
Sementara itu salah satu pembicara, Erlangga Maharesha selaku Marketing Manager Gojek di Bali mengutarakan dalam sesi yang dibawakannya, ia akan menceritakan pengalaman gojek 11 terakhir. Keluarannya, ia mengharapkan peserta terinspirasi dengan visi jangka panjang perusahaan yang kemudian diterjemahkan menjadi nilai atau perilaku yang deterapkan karyawan.
Ia menyambut baik kolaborasi dengan LP3I tentang bagaimana membuat studi kasus dengan hasil keluarannya diharapkan akan menjadi inovasi.
"Seperti contohnya bagaimana pelayanan Gojek memberi nilai lebih pada masyarakat Bali melalui pendekatan budaya atau bahasa, seperti bahasa promosi gojek dalam menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, misalnya," kata dia.
Radityo Susilo, Head of Product LP3I School of Creative Economy (LSCE) mengungkapkan, Lembaga pendidikan vokasi lebih dari 30 tahun yang memfokuskan mencipta tenaga kerja yang profesional, cepat adatif dengan kebutuhan pasar.
"Bagaimana kita didik agar siswa didiknya bisa berkonsentrasi bagi perusahaan," tandas Radityo.
Pihaknya berkolaborasi dengan Jimbaran Hub atau Jimbaran Hijau, untuk melihat berbagai alternatif, pengembangan skill baru di Bali.
Sedangkan, Founder Jimbaran Hub Agung Prianta mengungkapkan, pihaknya membangun kolaborasi dengan LP3I School of Creative Economy (LSCE) untuk membangun training centre, untuk orang belajar.
"Dari perspektif saya, saya mau membuat Bali bukan hanya destinasi untuk wisata tetapi juga destinasi untuk belajar atau edukasi, supaya tidak kebanyakan hotel," tuturnya.
Kerja sama ini menunjukkan bahwa semua bisa berinovasi, bisa berkolaborasi, Bali itu bisa dilihat dari berbagai perspektif , sebagai destinasi untuk belajar.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1955 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1769 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1312 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1189 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah