Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 17 Juli 2026
Terlalu Lama Jabat Plt Dirut RSBM, Kadiskes Bali Disoroti
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ombudsman RI Provinsi menyoroti Jabatan pelaksana tugas (plt) Direktur Utama Rumah Sakit Bali Mandara yang diemban Kadis Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, yang diduga melanggar.
Kadiskes telah menjabat plt Dirut RSBM sejak Agustus 2020, sedangkan idealnya maksimal hanya enam bulan. Kepala Ombudsman RI Provinsi Bali, Umar Ibnu Alkhatab, saat dihubungi wartawan Jumat (5/11).
"Kalau melihat SE BKN No. 1 Thn 2021, sudah melewati batas waktu, hanya soal sanksi saya perlu mempelajari lagi, salam," sebutnya.
Dia juga menyoroti Suarjaya yang merangkap jabatan. Merangkap jabatan yang terlalu banyak menurutnya bisa mengganggu kinerja dalam bertugas. Terlebih saat ini pejabat bidang kesehatan sedang konsentrasi dalam penanganan pandemi Covid-19.
Kata dia, jabatan-jabatan yang cukup strategis berkaitan langsung dengan pelayanan publik jangan terlalu lama diisi oleh pelaksana tugas karena akan mengganggu kinerja pelaksana tugas pada dinas pokok yang dipimpinnya.
Maka Ombudsman berharap agar Pemerintah Provinsi Bali, dalam hal ini Gubernur Bali, segera memikirkan penempatan pejabat difinitif pada pos-pos strategis yang terkait langsung dengan pelayanan publik.
"Belum ada komunikasi, tetapi kami yakin pak Gubernur sudah memikirkan hal itu," ungkapnya.
Diminta tanggapan atas tudingan itu, Kadiskes membantah meski tak lugas. Dia menyebut menerima jabatan sebagai Dirut RSBM merupakan bentuk loyalitasnya kepada Gubernur Bali sebagai atasannya.
"Wahhhh saya kan menjalankan tugas, saya loyal kepada Gubernur sebagai atasan saya karena beliau yang menugaskan. Saat ini saya bisa menjalankan dan baik-baik saja," ungkapnya.
Selain Dirut RSBM, dia juga menyandang jabatan sebagai Dewan Pengawas di Rumah Sakit Mata Bali Mandara dan Rumah Sakit Jiwa Bangli. Selama menjabat Dirut RSBM, Suarjaya diduga tetap mendapat jasa pelayanan (jaspel) secara utuh
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3709 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1390 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1322 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1258 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1097 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun