Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Arsitek Asal Penebel Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai
Beberapa Hari Hilang
BERITABALI.COM, TABANAN.
Setelah dinyatakan hilang sejak Sabtu, (13/11) Ir Nyoman Mastra,58 tahun asal Banjar Serason, Desa Pitra, Kecamatan Penebel ditemukan mengambang di Tukad Yeh Panahan, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri pada Selasa (16/11) pagi.
Lokasinya tidak jauh dari jembatan perbatasan antara Kecamatan Tabanan dan Kediri. Mastra yang akrab disapa Nang Oman yang juga arsitek ini dikenal aktif di beberapa komunitas sosial kemasyarakatan di Tabanan.
Ia lebih sering tinggal di Banjar Dukuh, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. Informasi yang berhasil dihimpun, korban ditemukan seorang warga yang sedang berburu di lokasi kejadian sekitar Pukul 09.30 WITA.
Posisi jenazah dalam keadaan tersangkut dan mengambang di pinggir sungai. Hal itu langsung dilaporkan kepada Bendesa Adat Sanggulan I Ketut Suranata. Sampai akhirnya petugas Polsek Kediri dan BPBD Tabanan datang ke lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi.
Saksi lainnya, seorang pedagang warung dekat lokasi kejadian, menyebutkan pada Sabtu (13/11) sekitar Pukul 20.00 WITA, ada seorang laki-laki yang tidak dikenal membeli kopi di warung.
Dari keterangan saksi tersebut, pria yang memesan kopi itu berbadan kurus. Perawakannya pendek. Kepalanya agak botak. Setelah memesan kopi, saksi melihat laki-laki itu jongkok di depan jembatan. Tidak lama kemudian, laki-laki itu menghilang.
Meski begitu, sebelum laki-laki itu hilang dari pandangan mereka, sempat mendengar suara ceburan air di sungai. Saksi dengan beberapa warga lainnya sempat memeriksa ke sungai. Namun tidak melihat apa-apa.
Sementara itu, Kapolsek Kediri Kompol Fachmi Hamdani, memastikan jika jenazah yang ditemukan mengambang di sungai merupakan I Nyoman Mastra yang dilaporkan hilang dari rumahnya pada Senin lalu (15/11).
“Keluarga telah memastikan itu,” ujar Fachmi.
Namun, motif di balik peristiwa itu, ia belum bisa memastikannya. Apakah karena terjatuh, bunuh diri, atau sebab lainnya. “Tunggu hasil visum dulu,” terangnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan