Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Arsitek Asal Penebel Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai
Beberapa Hari Hilang
BERITABALI.COM, TABANAN.
Setelah dinyatakan hilang sejak Sabtu, (13/11) Ir Nyoman Mastra,58 tahun asal Banjar Serason, Desa Pitra, Kecamatan Penebel ditemukan mengambang di Tukad Yeh Panahan, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri pada Selasa (16/11) pagi.
Lokasinya tidak jauh dari jembatan perbatasan antara Kecamatan Tabanan dan Kediri. Mastra yang akrab disapa Nang Oman yang juga arsitek ini dikenal aktif di beberapa komunitas sosial kemasyarakatan di Tabanan.
Ia lebih sering tinggal di Banjar Dukuh, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. Informasi yang berhasil dihimpun, korban ditemukan seorang warga yang sedang berburu di lokasi kejadian sekitar Pukul 09.30 WITA.
Posisi jenazah dalam keadaan tersangkut dan mengambang di pinggir sungai. Hal itu langsung dilaporkan kepada Bendesa Adat Sanggulan I Ketut Suranata. Sampai akhirnya petugas Polsek Kediri dan BPBD Tabanan datang ke lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi.
Saksi lainnya, seorang pedagang warung dekat lokasi kejadian, menyebutkan pada Sabtu (13/11) sekitar Pukul 20.00 WITA, ada seorang laki-laki yang tidak dikenal membeli kopi di warung.
Dari keterangan saksi tersebut, pria yang memesan kopi itu berbadan kurus. Perawakannya pendek. Kepalanya agak botak. Setelah memesan kopi, saksi melihat laki-laki itu jongkok di depan jembatan. Tidak lama kemudian, laki-laki itu menghilang.
Meski begitu, sebelum laki-laki itu hilang dari pandangan mereka, sempat mendengar suara ceburan air di sungai. Saksi dengan beberapa warga lainnya sempat memeriksa ke sungai. Namun tidak melihat apa-apa.
Sementara itu, Kapolsek Kediri Kompol Fachmi Hamdani, memastikan jika jenazah yang ditemukan mengambang di sungai merupakan I Nyoman Mastra yang dilaporkan hilang dari rumahnya pada Senin lalu (15/11).
“Keluarga telah memastikan itu,” ujar Fachmi.
Namun, motif di balik peristiwa itu, ia belum bisa memastikannya. Apakah karena terjatuh, bunuh diri, atau sebab lainnya. “Tunggu hasil visum dulu,” terangnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang