Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 28 Mei 2026
Anya Geraldine Bangga Bintangi Serial Layangan Putus, Meski Sering dibully
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Serial Layangan Putus telah membawa nama Anya Geraldine menjadi seorag aktris yang diperhitungkan. Kini, orang-orang tak lagi memandang remeh perempuan 26 tahun ini, yang sebelumnya dianggap cuma modal tampang.
Layangan Putus seolah menjadi penegasan bahwa Anya Geraldine juga mahir dalam berakting. Sebelumnya, Anya juga tampil ciamik di film garapan sutradara Tompi berjudul, Selesai. Di situ pun, Anya jadi pelakor.
Anya Geraldine sendiri mengaku bangga bisa terlibat di serial garapan Benni Setiawan ini. Apalagi, Anya juga berkesempatan berakting dengan dua aktor dengan nama mentereng: Reza Rahadian dan Putri Marino.
"Senang sih (walau dibenci) berarti kan sukses. Memang seharusnya bikin orang sebel," kata Anya Geraldine, saat live Instagram bareng Reza Rahadian dan Putri Marino, Senin (10/1/2022) malam.
Anya Geraldine kemudian mengungkap cerita lucu yang baru saja ia alami. Saat nonton konser DJ Winky, bintang film Rembulan Tenggelam di Wajahmu ini dicubit orang tak dikenal.
"Kemaren nonton konser DJ Winky, tiba-tiba ada satu orang nyamperin aku, nyubit. Sambil bilang, 'eh Lydia kamu tuh jahat banget'. Aku senyum-senyum aja. Dan sekarang semua orang panggil aku Lydia," imbuh Anya Geraldine.
Anya Geraldine mengawali karirnya sebagai seorang selebgram. Berkat kemampuan aktingnya, pemilik nama asli Nur Amalina Hayati itu terjun ke dunia akting dan model video klip.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2232 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2122 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1568 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1465 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli