Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
RS Unud Gelar Vaksinasi Perdana di Lapas Perempuan
Cegah Omicron
BERITABALI.COM, BADUNG.
Antisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron terus diupayakan Pemerintah Provinsi Bali. Upaya ini juga terus didukung oleh instansi kesehatan, salah satunya oleh Rumah Sakit Universitas Udayana.
Seperti memperluas jangakauan vaksinasi Covid-19, salah satunya dilakukan di Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan, Rabu (11/1/2022). Vaksinasi di Lapas Perempuan ini perdana digelar RS Unud. Hal ini sebagai wujud nyata kontribusi RS Unud kepada masyarakat, dalam rangka penanganan Covid-19.
Demikian diterangkan Dirut RS Unud, Prof. Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, M.Si., Sp.MK(K) saat diwawancarai ketika meninjau vaksinasi. Dia menyebut layanan ini dibutuhkan karena banyak napi yang masuk Lapas belum tervaksin Covid-19.
"Kami terjunkan tim vaksinasi milik RS Unud, sementara pesertanya ada 67 napi perempuan. Ini bagian dari fungsi kami memberi layanan kesehatan kepada masyarakat," tuturnya, didampingi Wakil Direktur Bidang Pelayanan dr. Arya Biantara dan Direktur SDM akademik, dr. Komang Ayu witarini, Sp.A (K).
Peserta terdiri dari mereka yang menjalani dosis kedua, dan ada yang pertama kali di vaksin. Jenis vaksin menggunakan Astrazeneca dan Sinovac. Layanan ini disambut antusias oleh para napi.

Mereka menunda sementara rutinitas untuk antre. Kegiatan berjalan dengan tertib dan menaati protokol kesehatan.
Dewa Sukrama mengatakan, RS Unud sangat terbuka menjalin sinergi di bidang kesehatan bersama Lapas Perempuan dalam menyediakan layanan kesehatan. Secara dokter dan sarana kesehatan, pihaknya siap menerima pasien dari Lapas Perempuan.
"Saat ini kami memiliki 76 spesialis dari berbagai bidang spesialis, lengkap. Termasuk SpKJ atau dokter spesialis kedokteran jiwa. Kami juga mempunyai klinik layanan gigi dan siap juga menampung apabila ada layanan spesialis bidang gigi karena kami punya rumah sakit gigi dan mulut," ujar Dewa Sukrama.
Kepala Keamanan Lapas Perempuan Kelas II Kerobokan, Devi Ujiantari, berharap layanan vaksinasi dari RS Unud dapat berkelanjutan.
"Kami berterimakasih kepada Rumah Sakit Unud atas partisipasinya terhadap warga binaan kami, sehingga vaksinasi hari ini terlaksana," ujar Devi yang kala itu mewakili Kalapas Perempuan Kelas II Kerobokan, Lili.
Pihaknya juga berharap RS Unud dapat mendukung terwujudnya kesehatan napi di Lapas Perempuan. Terkait semua potensi penyakit, utamanya psikiatri dan kesehatan gigi.
"Kami harap semua layanan kesehatan bisa dilayankan ke kami," tuturnya.
Saat ini jumlah napi mencapai 225 dari kapasitas 120 orang. Mereka terdiri dari 201 narapidana, dan 24 tahanan. Dari 225 itu, 147 karena kasus narkotika, 10 kasus korupsi dan kasus lain-lain sebanyak 68.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8500 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5844 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3664 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2493 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar