Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Jalan Tegenungan Dipenuhi Lumpur Proyek Jembatan Kaca
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Akses pariwisata di Jalan Raya Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati ternoda dengan kehadiran tanah uruk yang menempel di aspal.
Akibatnya masyarakat yang kebetulan melewati jalan tersebut merasa terganggu. Apalagi jika hujan, jadi lumpur yang licin. Jika panas, menjadi debu. Menurut warga sekitar, lumpur dan debu ini berasal dari truk pengangkut tanah untuk proyek jembatan kaca.
“Iya merasa terganggu, ini sejak 3 hari lalu ini dari proyek jembatan kaca,” ujar warga mengaku bernama Desi.
Bahkan karena debunya cukup menggangu, dia sering menyiramnya agar debunya bisa diminimalisir. Namun dia tidak berani terlalu basah karena takut jika nantinya memakan korban.
“Biasanya di kerik oleh petugas proyek. Tapi lumpur dan debunya masih tetap juga. Saya bisa siram tapi tidak berani terlalu becek takut pengendara bisa jatuh,” ujarnya.
Perbekel Desa Kemenuh, Dewa Nyoman Neka, mengatakan tidak tahu tentang hal tersebut. Sebab ia tidak dilibatkan karena bendesa setempat yang menangani, karena ranahnya desa adat.
“Maaf belum tahu tiyang, kapan itu? Soalnya proyek itu semua dihendel oleh bendesa adat, saya tidak bisa akses kesana. Konfirmasi bendesa atau kelian saja,” ujarnya.
Terpisah, Bendesa adat Tegenungan, Dewa Ketut Murtika, menyatakan pengerukan tanah itu bagian proyek pembuatan jembatan.
“Memang bener itu (untuk jembatan kaca, red) jembatan. Sudah saya hubungi, ya kalau sekarang selesai besok akan di bersihkan,” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3684 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1358 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1237 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1130 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun