Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Malaysia Sengaja Tingkatkan Jumlah Pasien Virus Corona di RS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kasus positif Covid-19 di dunia hari ini, Jumat (18/2) bertambah lebih dari 2 juta hanya dalam sehari kemarin. Di waktu yang sama, 11.124 orang dinyatakan meninggal dunia akibat infeksi virus corona SARS Cov-2 tersebut.
Kasus positif harian paling banyak masih terjadi di Jerman dan Rusia. Kedua negara itu masing-masing melaporkan 227.613 kasus dan 180.622 kasus.
Sementara itu, Amerika Serikat dan Brasil mendominasi angka kematian harian dengan jumlah mencapai ribuan jiwa. Kematian Covid-19 di AS tercatat sebanyak 2.111 jiwa dan Brasil 1.129 jiwa.
Akumulasi data Covid-19 global menunjukkan jumlah kasus positif sejak awal pandemi telah mencapai 419,98 juta dengan kematian lebih dari 5,88 juta jiwa.
Rawat Inap Pasien Covid-19 di Malaysia Meningkat
Selain Indonesia, negara tetangga Malaysia juga masih alami lonjakan kasus harian Covid-19. Jumlah rawat inap pasien Covid-19 di Malaysia juga meningkat hingga 42 persen dalam seminggu terakhir.
Menteri Kesehatan Malaysia Khair Jamaluddin mengatakan, peningkatan rawat inap itu 'disengaja' dan menjadi strategi tindakan pencegahan lonjakan kematian dengan memastikan kondisi pasien tidak bertambah buruk.
Dia mengatakan, mayoritas pasien Covid-19 yang dirawat inap termasuk kategori 1 dan 2, artinya tidak dianggap sakit parah.
“Sebagai tindakan pencegahan agar mereka dapat dipantau dan (kami dapat) memastikan bahwa kondisinya tidak memburuk. Kami hanya menerima mereka yang dianggap berisiko tinggi seperti yang memiliki penyakit penyerta, atau mereka yang berusia 60 tahun ke atas," kata Khairy, dikutip dari Channel News Asia.
"Karena kebijakan ini, jumlah rawat inap akan meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah kasus Covid-19," imbuhnya.
Ia menjelaskan, pasien Covid-19 yang dianggap berisiko tinggi seperti pengidap diabetes, tekanan darah tinggi, juga yang tinggal di tempat kecil dengan banyak anggota keluarga. Data Kementerian mencatat bahwa jumlah kasus harian di Malaysia telah meningkat 109 persen dibanding Januari lalu.
Meski begitu, Khairy mengatakan bahwa peningkatan kasus positif tidak diikuti dengan jumlah kematian. Situasi itu berbeda dengan lonjakan kasus saat varian Delta melanda Malaysia pada Agustus tahun lalu.
Malaysia melaporkan 26.701 kasus Covid-19 pada Kamis (17/2), menandai hari ketujuh berturut-turut negara itu melampaui 20.000 infeksi per hari. Khairy memperkirakan, gelombang kasus Omicron akan memuncak di Malaysia pada paruh kedua Maret.
Total kasus Covid-19 di Malaysia saat ini telah lebih dari 3,13 juta dengan kematian mencapai 32.239 jiwa.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 334 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 228 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 124 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan