Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Gubernur Ajak Masyarakat Tak Malu Gunakan Bahasa Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi menutup penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali ke IV Tahun 2022 yang telah dilaksanakan sebulan penuh, bertempat di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar pada (28/2).
Dalam sambutannya, Gubernur Koster mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak khususnya Pemerintah Kabupaten/Kota sampai tingkat Desa/Kelurahan yang telah ikut melaksanakan Bulan Bahasa Bali yang telah berjalan lancar.
Gubernur menegaskan bahwa tujuan dari penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali tersebut, adalah untuk melestarikan bahasa Bali sebagai Bahasa Ibu, di tengah kemajuan teknologi atau modernisasi saat ini.
Untuk itu diharapkan, Bulan Bahasa Bali yang rutin dilaksanakan setiap Bulan Februari tidak hanya sekedar simbolisasi semata melainkan sebagai wadah untuk belajar khususnya para generasi muda, dalam pemperdalam bahasa dan budaya Bali.
Sehingga kedepannya, dalam pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ke lima, Gubernur meminta agar cangkupannya diperluas dan yang menjadi sasaran utama adalah generasi muda. Karena untuk memperkokoh bahasa, budaya dan adat istiadat budaya Bali dipegang oleh generasi muda.
Untuk itu, generasi muda hrus dicetak menjadi SDM yang unggul, berkualitas dan memegang teguh budaya Bali. Selain itu, Gubernur juga berpesan kepada generasi muda agar tidak malu untuk menggunakan bahasa bali dalam kehidupan sehari-hari, karena hal tersebut merupakn salah satu upaya untuk melestarikan bahasa Bali.
Disamping itu, Gubernur Bali juga menekankan dari 1.400 Desa adat yang ada di Bali dimana 1.200 Desa adat sudah menyelenggarakan Bulan Bahasa Bali dan sisanya belum, diharapkan kedepan seluruh Desa dapat melaksanakan bulan bahasa bali dengan serentak.
Sehingga bahasa bali kita benar-benar kokoh. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Gede Arya Sugiartha melaporkan bahwa sebulan penuh, diisi dengan berbagi kegiatan yaitu Wimbakara (lomba-lomba) digelar secara luring dan daring.
Lomba yang digelar secara luring bertempat di Gedung ksirarnawa diantaranya Nyurat Aksara Bali (SD), Ngwacen Aksara Bali (Daa Truna), Pidarta (Bendesa Adat), Nyatua Bali (Paiketan Krama Istri), dan Wiwada (Debat) Mabasa Bali (SMA/SMK).
Sebagai pesertanya dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Sementara untuk kategori umum, ada lomba Musikalisasi Puisi Bali, Artikel Mabasa Bali, Komik Online Mabasa Bali, Poster Online Mabasa Bali dan Fotografi untuk Caption Mabasa Bali.
Lomba ini digelar secara luring dan daring. Serta dilakukan konservasi atau merawat lontar bahasa bali, dimana telah berhasil melakukan konservasi terhadap 1.000 cakap lontar.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan Bulan Bahasa Bali, diantaranya: Penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama kepada Drs. Nengah Medera, M.Hum dan I Made Degung.
Penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda 2021 yaitu di Kabupaten Karangasem (Meteruna Nyoman, Genjek, Nyeraman, Blayag Karangasem, Abuang Luh Muani, Kerajinan Ata Karangasem).
Kabupaten Klungkung (Tenun Cepuk Nusa Penida,Dewa Masraman, Barong Nong Nong Kling, Mecaru Mejaga Jaga), Kabupaten Tabanan (Joged Nini), Kabupaten Buleleng (Gambuh Bungkulan, Saba Malunin Desa Pedawa, Megangsing Buleleng).
Kabupaten Gianyar (Rejang Ilud, Ngerebeg Tegallalang), Kabupaten Badung (baris babuang), Provinsi Bali (mandolin, be guling). Serta penyerahan juara kepada para pemenang lomba dalam ajang bulan bahasa bali dan oenghargaan kepada radio dan televisi yang telah berkontribusi dalam pelestarian bahasa Bali.
Selanjutnya dalam penutupan acara tersebut, diluncurkan tema bulan bahasa bali ke V yaitu Segara kerthi campuhan sarwa prani.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 439 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan