Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pasar Tradisional di Denpasar Jadi Sasaran Kampanye Anti Plastik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kampanye tentang anti plastik terus digencarkan Pemerintah Kota Denpasar. Salah satunya dilakukan Kelurahan Sesetan di Pasar I Made Putra, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Selasa (1/03).
Momentum itu juga dalam rangka pemantauan protokol kesehatan. Lurah Sesetan, Putu Wisnu Wardana saat dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan pemantauan kali ini dilakukan bersama Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Satgas Covid-19 Kelurahan Sesetan, serta Tim KBS Provinsi Bali menyasar para pedagang serta pembeli yang berada di Pasar I Made Putra.
Lebih lanjut dikatakannya, selain memberikan edukasi kepada masyarakat terkait wajib melaksanakan prokes, pihaknya juga mengkampanyekan untuk mengurangi penggunaan botol maupun kantong plastik sekali pakai.
Hal ini dilaksanakan mengingat saat ini timbulan sampah plastik sudah sangat membludak sehingga pihaknya mengedukasi dengan memberikan pehamanan kepada masyarakat terkait mengurangi penggunaan barang sekali pakai berbahan plastik.
“Kami berharap dengan dilaksanakan kampanye penggunaan pengurangan plastik sekali pakai ini, masyarakat semakin sadar akan dampak dari penggunaan barang sekali pakai berbahan plastik tersebut kepada lingkungan sehingga kedepannya dapat dikurangi atau diganti dengan kantong kain atau tas yang ramah lingkungan. Serta dimasa pandemi ini diharapkan agar semua masyarakat tetap menaati prokes agar tidak terjadi lonjakan kasus di Kota Denpasar dan khususnya di Kelurahan Sesetan,” kata Wisnu Wardana
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan