Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Sebelum Meninggal, Petinju Hero Tito Dituntun Vicky Prasetyo Ucapkan Syahadat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Vicky Prasetyo membagikan kabar duka. Petinju Heru Purwanto alias Hero Tito meninggal dunia di rumah sakit pada Kamis (3/3/2022) malam usai koma selama lima hari. Sosok Heru Purwanto begitu spesial bagi Vicky Prasetyo. Lelaki asal Malang itu adalah pelatih tinju Vicky.
"Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un. Selamat jalan pelatihku, saudaraku, petinju terbaik Indonesia," tulis Vicky Prasetyo di Instagram.
Tak hanya membagikan kabar duka, Vicky Prasetyo juga mengunggah momen di mana Heru Purwanto terbaring di rumah sakit dengan bantuan sejumlah alat medis. Vicky Prasetyo tampak sedang menuntun Heru Purwanto mengucapkan kalimat syahadat.
Vicky Prasetyo pun menahan tangis di hadapan orang-orang yang mencintai Heru Purwanto. Dia sekilas memberikan ucapan semangat kepada mereka. Namun pada akhirnya Tuhan punya kehendaknya. Heru Purwanto yang berjuang di rumah sakit harus menghembuskan napas terakhir di tempat tersebut.
Postingan Vicky Prasetyo mendapat reaksi dari sejumlah rekan selebriti. Armand Maulana hingga Andre Taulany menuliskan ucapan bela sungkawanya.
"Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un. Allahumagfirlahu warhamhu wa afihi wa fuanhu. Al Fatihah," tulis vokalis band Gigi ini.
"Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un," ucap Ustaz Derry Sulaiman.
"Al Fatihah," sahut Andre Taulany yang juga menyisipkan emoji wajah kesedihan.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 571 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 432 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan