Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Google Stop Jualan Iklan di Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Google sejak Kamis (3/3/2022) berhenti menjual iklan dalam jaringan di Rusia, berlaku juga untuk platform lainnya yang termasuk grup mereka, salah satunya YouTube.
Penghentian penjualan iklan ini merupakan bagian dari upaya Google untuk ikut menghukum Rusia yang selama sepekan terakhir telah melancarakan invasi ke Ukraina.
"Mengingat situasi luar biasa, kami menghentikan iklan Google di Rusia. Situasi ini berubah cepat dan kami akan terus memberikan pembaruan jika waktu sesuai," kata Google, dikutip dari Reuters.
Google sebelumnya sudah melarang media yang disponsori pemerintah Rusia untuk membeli atau menjual iklan menggunakan alat mereka. Raksasa teknologi ini juga menerapkan kebijakan untuk peristiwa sensitif, yaitu melarang pemasaran yang memanfaatkan perang, kecuali untuk iklan protes atau anti-perang.
Regulator komunikasi Rusia Roskomnadzor pada Senin (28/2/2022) meminta Google berhenti memperlihatkan iklan yang mengandung informasi tidak akurat soal korban, baik dari tentara Rusia maupun warga sipil Ukraina.
Sementara pada Kamis kemarin Roskomnadzor juga meminta Google berhenti memuat iklan YouTube yang berisi informasi politik yang salah tentang Ukraina dan bertujuan untuk memberikan misinformasi kepada penonton Rusia. [Antara]
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 571 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 432 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan