Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Atta Halilintar Tak Tega Ameena Hanna Nur Atta Digunduli
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beberapa saat sebelum prosesi akikahan anak pertamanya digelar, Atta Halilintar tampaknya sempat dirundung perasaan gundah gulana.
Pasalnya, rambut Ameena Hanna Nur Atta harus dipotong saat proses akikahan sebagaimana tradisi yang diwariskan.
Atta Halilintar mengaku, dirinya masih keberatan rambut Ameena Hanna Nur Atta harus dipotong hingga pelontos.
"Aku paling gak tega nanti lihat Ameena dibotakin rambutnya. Kalau anak cewek dibotakin itu paling kasihan," ucap Atta Halilintar.
Menurut suami Aurel Hermansyah ini, rambut adalah mahkota perempuan sehingga dirinya merasa tidak tega rambut sang anak harus dicukur habis.
"Kan biasanya mahkota perempuan itu ada di rambutnya," sambungnya.
Menantu Anang Hermansyah dan Krisdayanti ini lalu membuat guyonan agar rambut Ameena Hanna Nur Atta tidak dicukur habis.
"Kalau dibotak, aduh! Jadi kayak kacang nanti!" ujar Atta Halilintar dilansir dari YouTube AH pada Sabtu (5/3/2022).
Sebelumnya, Atta Halilintar sempat mengutarakan keberatan rambut sang anak harus dicukur habis saat kedatangan pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora.
"Rambutnya memang harus dipotong nanti, bro. Pas akikah," ujar Atta Halilintar.
Sebagai ayah yang lebih senior, Rizky Billar meyakinkan Atta Halilintar kalau rambut anaknya nanti akan tumbuh lagi selepas acara akikahan.
"Enggak apa-apa, bro. Nanti tumbuh lagi," pungkas Rizky Billar.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 571 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 444 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 434 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan