Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Atta Halilintar Tak Tega Ameena Hanna Nur Atta Digunduli
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beberapa saat sebelum prosesi akikahan anak pertamanya digelar, Atta Halilintar tampaknya sempat dirundung perasaan gundah gulana.
Pasalnya, rambut Ameena Hanna Nur Atta harus dipotong saat proses akikahan sebagaimana tradisi yang diwariskan.
Atta Halilintar mengaku, dirinya masih keberatan rambut Ameena Hanna Nur Atta harus dipotong hingga pelontos.
"Aku paling gak tega nanti lihat Ameena dibotakin rambutnya. Kalau anak cewek dibotakin itu paling kasihan," ucap Atta Halilintar.
Menurut suami Aurel Hermansyah ini, rambut adalah mahkota perempuan sehingga dirinya merasa tidak tega rambut sang anak harus dicukur habis.
"Kan biasanya mahkota perempuan itu ada di rambutnya," sambungnya.
Menantu Anang Hermansyah dan Krisdayanti ini lalu membuat guyonan agar rambut Ameena Hanna Nur Atta tidak dicukur habis.
"Kalau dibotak, aduh! Jadi kayak kacang nanti!" ujar Atta Halilintar dilansir dari YouTube AH pada Sabtu (5/3/2022).
Sebelumnya, Atta Halilintar sempat mengutarakan keberatan rambut sang anak harus dicukur habis saat kedatangan pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora.
"Rambutnya memang harus dipotong nanti, bro. Pas akikah," ujar Atta Halilintar.
Sebagai ayah yang lebih senior, Rizky Billar meyakinkan Atta Halilintar kalau rambut anaknya nanti akan tumbuh lagi selepas acara akikahan.
"Enggak apa-apa, bro. Nanti tumbuh lagi," pungkas Rizky Billar.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4237 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3414 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2068 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan