Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Konsumsi Obat Painkiller Berlebihan Bisa Sebabkan Gagal Ginjal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penyakit ginjal kronis atau PGK merupakan penyakit ginjal yang telah berlangsung lama sehingga menyebabkan gagal ginjal. Dikatakan oleh Ketua Umum Perhimpunan Nefrologi Indonesia, dr. Aida Lydia, PhD, ada dua penyebab utama PGK di Indonesia. Dua penyebab itu adalah penyakit hipertensi dan diabetes.
"Hipertensi atau tekanan darah tinggi menyebabkan 35 persen kasus PGK disusul diabetes melitus atau kencing manis dengan 29 persen," kata dr. Aida dalam acara bertajuk Ginjal Sehat untuk Semua yang diselenggarakan KPCDI dan Etana Biotech, Kamis (10/3/2022).
Meski hipertensi dan diabetes menyumbang angka kesakitan gagal ginjal kronis yang tinggi, namun ada penyabab lain terjadinya kondisi PGK, salah satunya konsumsi obat pereda nyeri jenis nefrotoksik.
Penggunaan obat sejenis painkiller atau pereda nyeri ini jika digunakan secara berlebihan, kata dr. Aida, berisiko merusak fungsi ginjal melalui beragam mekanisme.
"Painkiller dikonsumsi dengan jumlah tinggi atau terus menerus, akan mengganggu sistem ginjal," katanya.
Lalu, apa saja jensi obat nefrotoksik? Dikutip dari berbagai sumber, berikut jenis-jenis obat tersebut:
- acyclovir
- captopril
- cetotaxime
- dapsone
- cyclosporine
- gentamicin
- ibuprofen
- ketorolac
- lithium
- methotrecate
- clavulanic acid
- tobramycin
- vancomycin
- dan lain-lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan