Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Suzuki Hentikan Ekspor Mobil ke Rusia dan Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Suzuki Hongaria menambah daftar perusahaan otomotif yang mengambil sikap untuk menghentikan ekspor mobil ke Rusia dan Ukraina.
Pengumuman itu muncul di tengah operasi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina. Eropa Tengah saat ini sedang mengalami apa yang disebut sebagai kejatuhan ekonomi sebagai akibat dari perang.
Sanksi Barat yang keras terhadap Rusia diberlakukan karena agresinya, sementara gejolak ekonomi meningkat di kedua negara sebagai akibat dari konflik ini. Dan produksi Suzuki di Hongaria sendiri sejatinya tidak terpengaruh oleh situasi politik itu.
"Perusahaan kami tidak memiliki pemasok Tingkat 1 langsung di area yang terkena dampak. Namun, kami terus memantau seluruh rantai pasokan," kata Zsuzsanna Bonnar-Csonka selaku juru bicara Suzuki, dikutip dari Motor1.
Bonnar-Csonka menambahkan, kekurangan chip semikonduktor global masih menjadi masalah terbesar produksi Suzuki Hongaria. Naiknya biaya energi dan melemahnya mata uang negara berkontribusi pada rintangan yang dihadapi perusahaan.
Saat ini Suzuki Hongaria mengekspor 10.000 unit mobil per tahun ke Rusia dan Ukraina. Untuk mengimbangi defisit akibat penangguhan ekspor, Suzuki berencana mengalihkan pesanan yang terkena dampak ke pasar lain.
Pada 2020, Suzuki Hongaria menjual hampir 120.000 mobil. Sekitar 100.000 di antaranya dijual ke pasar luar negeri, yang berarti Rusia dan Ukraina berkontribusi sekitar sepersepuluh dari ekspor pabrik.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1909 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1735 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1289 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1158 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah