Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Suzuki Hentikan Ekspor Mobil ke Rusia dan Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Suzuki Hongaria menambah daftar perusahaan otomotif yang mengambil sikap untuk menghentikan ekspor mobil ke Rusia dan Ukraina.
Pengumuman itu muncul di tengah operasi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina. Eropa Tengah saat ini sedang mengalami apa yang disebut sebagai kejatuhan ekonomi sebagai akibat dari perang.
Sanksi Barat yang keras terhadap Rusia diberlakukan karena agresinya, sementara gejolak ekonomi meningkat di kedua negara sebagai akibat dari konflik ini. Dan produksi Suzuki di Hongaria sendiri sejatinya tidak terpengaruh oleh situasi politik itu.
"Perusahaan kami tidak memiliki pemasok Tingkat 1 langsung di area yang terkena dampak. Namun, kami terus memantau seluruh rantai pasokan," kata Zsuzsanna Bonnar-Csonka selaku juru bicara Suzuki, dikutip dari Motor1.
Bonnar-Csonka menambahkan, kekurangan chip semikonduktor global masih menjadi masalah terbesar produksi Suzuki Hongaria. Naiknya biaya energi dan melemahnya mata uang negara berkontribusi pada rintangan yang dihadapi perusahaan.
Saat ini Suzuki Hongaria mengekspor 10.000 unit mobil per tahun ke Rusia dan Ukraina. Untuk mengimbangi defisit akibat penangguhan ekspor, Suzuki berencana mengalihkan pesanan yang terkena dampak ke pasar lain.
Pada 2020, Suzuki Hongaria menjual hampir 120.000 mobil. Sekitar 100.000 di antaranya dijual ke pasar luar negeri, yang berarti Rusia dan Ukraina berkontribusi sekitar sepersepuluh dari ekspor pabrik.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3382 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1713 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan